News Ticker

Rebut Kembali 56 Wilayah Strategis, Pasukan Suriah Buat Para Teroris Melarikan Diri

20 Desember 2015

LATTAKIA, ARRAHMAHNEWS.COM – Operasi militer besar-besaran pasukan Suriah di Utara dan timur laut provinsi Lattakia telah memaksa para milisi untuk kabur dari medan tempur. Hal ini diungkap beberapa sumber militer pada hari Sabtu (19/12) kemarin.

“Tentara Suriah bersama dengan Tentara Nasional negara itu (NDF) melancarkan operasi besar-besaran di daerah pegunungan bagian utara dan Timur Laut provinsi tersebut, dan merebut kembali wilayah yang luas disana, serta membunuh dan melukai banyak milisi,” kata mereka. (Baca juga: 300 Militan ISIS Tewas di Lattakia)

“Para milisi itu tak punya lagi harapan dan komandannya sendiri tidak lagi bisa mengendelaikan pasukan yang telah kalah,” ungkap seorang sumber lebih lanjut.

“Para milisi itu hanya punya dua pilihan, tinggal dengan resiko mati atau terluka di medan tempur, atau melarikan diri,” tambah sumber lain, “Pejabat pemerintah telah mengumumkan akan mengampuni siapa saja milisi yang menyerahkan diri pada pasukan Suriah.”

Analis militer percaya bahwa kemenangan eye-catching dari pasukan pro-pemerintah terhadap kelompok-kelompok militan di daerah pegunungan Lattakia di musim dingin itu berkat kehendak kuat dari tentara Suriah, para pejuang NDF dan Hizbullah untuk menghapuskan militansi dan terorisme di Negara itu. (Baca juga: LAGI…Pasukan Suriah Temukan Bukti Bantuan Turki Untuk Teroris)

Mereka lebih lanjut menambahkan bahwa dukungan sangat baik untuk pasukan darat dari Angkatan Udara Suriah dan Rusia adalah faktor lain di balik kekalahan kelompok militan tersebut.

Tentara Suriah mengumumkan pada Jumat sebelumnya bahwa pasukannya bersama pejuang rakyat di negara itu, didukung tempur jet-jet tempur pembom Rusia, telah mendapatkan kembali lebih dari 56 desa, kota dan perbukitan dari kelompok-kelompok militan di provinsi pesisir Lattakia hanya dalam waktu 68 hari.

“Kelompok-kelompok militan terpaksa menarik pasukan mereka dari 56 lebih desa, kota dan perbukitan strategis setelah pasukan pemerintah Suriah melancarkan operasi bersama mereka dengan dukungan dari armada udara Rusia,” kata sumber militer. (Baca juga: LAGI, Suriah Izinkan Rusia Gunakan Dua Pangkalan Udara di Homs)

“Merebut kembali lebih dari 56 titik-titik strategis, terutama yang terletak di daerah pegunungan, hanya dalam waktu 68 hari, tampaknya menjadi contoh indah koordinasi dan kerjasama antara pasukan pro-pemerintah dan Angkatan Udara Rusia,” tambah tentara itu. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: