News Ticker

Tak Mau Bawa Penumpang Israel, Maskapai Penerbangan Kuwait Pilih Hentikan Rute New York-London

20 Desember 2015

NEW YORK, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah maskapai penerbangan Kuwait memilih untuk membatalkan jadwal penerbangan yang sangat menguntungkan dari New York ke London, demi menghindari pemberian pelayanan kepada para penumpang yang membawa passport Israel. Demikian dilaporkan situs almasdar pada Sabtu (19/12) kemarin.

Menurut the New York Post, maskapai menghentikan penerbangan dari Bandara JFK New York menuju Bandara Heathrow, London, demi mematuhi hukum Kuwait yang melarang warganya melakukan bisnis dengan Israel. (Baca juga: BIADAB! Tentara Israel Jatuhkan Pisau, Paksa Gadis Muda Palestina Mengambil, Lalu Menangkapnya; Video)

Para pejabat Amerika mengancam akan menarik izin penerbangan maskapai tersebut untuk terbang ke Amerika Serikat jika mereka terus melakukan diskriminasi terhadap Israel.

“Departemen Transportasi (DOT) Amerika Serikat pada bulan September sebelumnya telah memperingatkan maskapai tersebut dengan tuduhan melakukan diskriminasi melanggar hukum” terhadap seorang penumpang yang memiliki paspor Zionis dengan menolak menjual tiket kepadanya. (Baca juga: NAH LHO..! Google Sangkal Klaim Israel Telah Bersetuju Sensor Video Konflik Palestina)

Departemen itu mengirim surat kepada maskapai dan memberi maskapai tersebut waktu 15 hari untuk menjelaskan bagaimana maskapai itu nanti kedepannya mematuhi undang-undang anti-diskriminasi.

Tindakan DOT itu dilakukan menyusul keluhan dari seorang Israel, Eldad Gatt, yang mengatakan bahwa ia berusaha untuk membeli tiket secara online melalui Kuwait Airways pada 2013, tapi tidak bisa jika pasportnya diterbitkan oleh Israel.

Reaksi maskapai penerbangan Kuwait itu, menurut DOT, tampaknya lebih kepada menghentikan rute London-New Yorknya.

“Pada 15 Desember, maskapai Kuwait memberitahu DOT Amerika bahwa mereka akan menghapuskan layanan antara bandara JFK dan Heathrow London,” ungkap juru bicara DOT kepada CNN. (Baca juga: Pemukim Israel Ancam Bakar Keluarga Gadis Muda Yang Diculik Bulan Lalu)

Namun begitu, menurut the New York Post, maskapai ini masih memiliki jadwal penerbangan dari bandara JFK New York ke Kuwait, menambahkan bahwa para pejabat AS tidak dapat meminta perusahaan mereka untuk memungkinkan pemegang paspor ‘Israel’ diizinkan ikut penerbangan itu karena “Zionis tidak diperbolehkan di Kuwait.”

Tindakan maskapai ini terhitung tindakan berani karena menurut data Eurostat, penerbangan dari bandara JFK ke Hearthrow termasuk penerbangan tersibuk dibanding penerbangan lain diseluruh Uni Eropa. (ARN)

About ArrahmahNews (12505 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: