News Ticker

Ikuti AS, Jet Tempur Kanada Serang Posisi Pasukan Militer Irak di Anbar

22 Desember 2015

BAGHDAD, ARRAHMAHNEWS.COM – Sumber-sumber militer mengumumkan pada hari Senin (21/12) kemarin, bahwa jet tempur yang membombardir posisi militer pasukan Irak di provinsi Anbar pada hari Minggu sebelumnya adalah milik pasukan angkatan udara Kanada.

Pengumuman itu dilakukan setelah media-media Arab melaporkan bahwa jet-jet tempur koalisi pimpinan AS telah memukul posisi pasukan Irak ‘lagi. (Baca juga: Irak Lakukan Penyelidikan Serangan Udara AS Yang Menewaskan 10 Tentaranya)

“Jet tempur yang menghantam posisi pasukan Irak di kota Fallujah provinsi Anbar adalah milik Kanada,” ungkap website berita berbahasa Arab, al-Soumeria mengutip keterangan dari sumber militer Irak pada hari Senin kemarin.

Sembilan Pasukan Keamanan Irak telah dikonfirmasi tewas dalam serangan udara yang merupakan kesalahan Amerika Serikat pekan lalu saat mendukung pasukan darat di al-Naimiyah, Fallujah. Lebih dari 20 tewas dan 30 lainnya telah mengalami cedera telah dalam insiden itu. (Baca juga: PM Irak: McCain Tak Usah Kirim Pasukan AS ke Irak, Kami Punya Pejuang Handal)

Insiden itu terjadi saat militer Irak telah membuat kemenangan besar di sepanjang Selatan Fallujah, provinsi Anbar, dan merebut kembali bangunan-bangunan utamanya.

Sementara, seorang anggota parlemen dari Parlemen koalisi Al-Muwatin (persatuan warga) Irak, menyeru segera diadakannya penyelidikan terhadap serangan udara AS yang menyebabkan kematian tentara Irak.

“Kami melihat bahwa serangan Koalisi angkatan udara di kamp-kamp Tentara Irak terus, bertepatan dengan kemenangan pasukan (Irak), sehingga dengan sendirinya menunjukkan kesembronoan dari koalisi internasional melawan Daesh (akronim Arab untuk Negara Islam Irak dan Levant) dan dalam upaya untuk memberantas terorisme, “kata Mohammed Masoudi. “Oleh karena itu, kami mengulangi seruan kami kepada pemerintah Irak untuk membuka penyelidikan mendesak untuk memperjelas peristiwa insiden itu.” (Baca juga: Helikopter Apache AS Kawal Mobilisasi ISIS dari Irak ke Suriah: VIDEO)

Ketua Keamanan parlemen Irak dan komite pertahanan, Hakim Zamli mengatakan kepada Sputnik pekan lalu bahwa Baghdad berencana untuk mengejar masalah ini melalui pengadilan, meminta Amerika Serikat bertanggung jawab atas apa yang menurutnya adalah sebuah kejahatan perang. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: