Rusia: Saatnya Erdogan Mundur

25 Desember 2015

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova dalam pernyataannya menyusul laporan independen yang mendukung laporan dan bukti intel Moskow mengenai skandal perdagangan minyak Turki dengan kelompok teroris Takfiri ISIS, mengatakan bahwa kini saatnya bagi Presiden Erdogan untuk bertindak sesuai janjinya dengan mengundurkan diri.

Dalam jumpa persnya di Moskow pada hari Kamis, jubir kemeterian Luar Negeri Rusia itu mengatakan bahwa informasi yang dikeluarkan negaranya mengenai penyelundupan minyak yang dilakukan ISIS ke Turki telah dikonfirmasi oleh pihak-pihak lain sekarang. (Baca juga: Rusia Hancurkan Harga Diri dan Bisnis Haram Erdogan Dengan ISIS di Suriah)

“Misalnya, surat kabar Denmark Klassenkampen telah menerbitkan laporan tentang partisipasi Turki dalam penyelundupan minyak, yang telah disiapkan oleh perusahaan konsultan Rystad Energi,” katanya.

Erdogan

Juru Bicara itu menekankan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan sebelumnya bahwa ia akan mundur jika penyelundupan minyak ISIS ke Turki benar terkonfirmasi, dan Rusia telah mengajukan bukti kemitraan Turki dalam penyelundupan tersebut, hal itu berarti bahwa sekarang giliran Erdogan untuk mundur. (Baca juga: PENTING..! Akhir Erdogan, Rusia Beberkan Bukti Sang Presiden Terlibat Pembelian Minyak Curian ISIS

)

“Saya ingin mengingatkan Anda bahwa belum lama ini, Presiden Turki mengumumkan kesiapannya untuk mundur jika terbukti bahwa pengiriman minyak oleh Ankara atau dengan bantuan pemerintah Ankara dari kelompok teroris [benar berlangsung], bahwa “ jika fakta ini terbukti, saya akan meninggalkan kursi ini,” ungkap jubir kemenlu itu mengutip kata-kata Erdogan kepada wartawan di sela-sela KTT iklim di Paris, “ Sekarang saya ingin tahu, bagaimana dengan kursi itu??” tambah Zakharova .

“Rusia saat ini sedang melaksanakan semua tindakan dalam melawan penyelundupan minyak oleh ISIS dan berharap bahwa negara-negara lain akan bergabung serta bekerja sama dengan Moskow,” kata Zakharova. (Baca juga: Fakta Bisnis Minyak Gelap Terungkap, Rakyat Turki Inginkan Erdogan Tepati Janjinya Untuk Mundur)

“Seperti yang kalian tahu, dan kami sudah mengatakan ini terus-menerus, Rusia saat ini menerapkan langkah-langkah untuk menghentikan dan menutup jalur pengiriman minyak oleh teroris. Kami berharap adanya kerjasama nyata yang aktif dengan negara-negara lain ke arah tujuan tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa Erdogan dan anggota keluarganya terlibat langsung dalam pengiriman minyak ilegal dari ladang minyak ISIS di Suriah.

“Para pemimpin Turki, termasuk Presiden Erdogan dan keluarganya, terlibat dalam perdagangan minyak ilegal dengan militan ISIS,” ungkap Kementerian Pertahanan Rusia menekankan bahwa Turki adalah tujuan akhir untuk minyak yang diselundupkan dari Suriah dan Irak.

Satelit dan gambar-gambar drone menunjukkan ratusan truk minyak bergerak dari wilayah yang dikuasai ISIS ke Turki untuk mencapai tujuan mereka di kilang dan pelabuhan yang dikendalikan oleh keluarga Presiden Turki itu. (ARN)

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: