News Ticker

Tak Sampai 24 Jam, Pengganti Allouch juga Tewas di Tangan Pasukan Suriah

27 Desember 2015

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Pasukan Suriah memburu dan menyerbu markas Jeish al-Islam, serta berhasil menewaskan sejumlah pasukan teroris dimana diperkirakan pemimpin terbaru kelompok teror itu juga termasuk diantara yang tewas.

FNA melaporkan pada Sabtu (27/12) kemarin bahwa Essam al-Boudani, pengganti Zahran Aallouch yang tewas tak sampai 24 jam setelah terpilih tersebut adalah termasuk mereka yang tewas di markas kelompok teror di Douma, selatan Damaskus, dalam serbuan pasukan Suriah. (Baca juga: “MENYERAH SEKARANG!” Hadiah AU Suriah Untuk Militan di Ghouta Timur)

“Tempat persembunyian komandan Jeish al-Islam yang baru, Essam al-Boudani, yang juga dikenal sebagai Abu Hamam, di Hajjariyeh, Douma diserbu oleh tentara Suriah,” ungkap seorang sumber militer pada Sabtu sore, “Pasukan Suriah itu mendapat informasi dari sumber-sumber intellijen mengenai tempat persembunyian al-Boudani pagi ini,” tambahnya.

“Sejumlah penjaga dari komandan baru tersebut juga tewas atau terluka dalam serangan itu, Kantor pusat kelompok teroris tersebut telah benar-benar hancur,” jelasnya lagi. Sumber tersebut mengatakan bahwa nasib al-Boudani sendiri hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi sepenuhnya. (Baca juga: Sejumlah Besar Paket Bantuan Saudi Ditemukan Di Markas-markas Teroris Suriah)

Pada hari Jum’at kemarin, Komandan tertinggi Jeish al Islam, Zahran Allouch, seseorang yang terkenal karena kesadisannya dalam mengumumkan pembersihan etnis di Suriah, tewas dalam serangan udara pasukan Suriah di Ghouta Timur, Damaskus.

Sebelumnya beredar kabar bahwa Allouch tewas dalam serangan AU Rusia, namun kemudian dikonfirmasi bahwa ternyata Pasukan Udara tentara Suriah adalah pihak yang telah melakukan penyerangan yang menewaskan Zahran Allouch dan beberapa komandan pasukan teroris lainnya tersebut.

Beberapa jam setelah kematian Allouch, para petinggi Jeish al-Islam menggelar rapat darurat untuk memilih pemimpin baru, dan diantara 12 orang wakil komandan serta ajudan-ajudan Allouch, terpilihlah al-Boudani. Namun tak sampai 24 jam setelah terpilihnya al-Boudani, tampaknya iapun harus menyerah kepada kematian ditangan pasukan Suriah. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: