News Ticker

Jubir Militer Irak: Tak Butuh Turki Untuk Rebut Mosul

28 Desember 2015,

BAGHDAD, ARRAHMAHNEWS.COM – Bigradir Jenderal Yahya Rasool, juru bicara pasukan gabungan Irak, menegaskan bahwa Irak tidak membutuhkan bantuan dari pasukan Turki untuk bisa membebaskan Mosul dari cengkraman ISIS.

Hal ini disampaikan Yahya Rasool menyusul pengiriman pasukan beberapa waktu lalu oleh Turki ke wilayah Mosul tanpa sepengetahuan pemerintah Irak. Pengiriman pasukan tersebut langsung memancing kemarahan pemerintah Irak, yang menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran keras terhadap kedaualatan negara. (Baca juga: Menlu Irak: Teroris dari 100 Negara Berperang di Irak)

Dalam kesempatan tersebut Rasool juga menegaskan kembali bahwa hal ini bukan hanya berlaku untuk Turki, tapi untuk semua negara lain. Menurutnya, hanya orang Irak saja yang boleh bergabung dengan pasukan darat untuk mengalahkan ISIS, dan merebut kembali Mosul.

“Pemerintah telah mengumumkan bahwa mereka tidak ingin partisipasi dari pasukan lain, baik dari Turki atau dari negara lainnya dalam upaya membebaskan Mosul,” ucap juru bicara militer tersebut sebagaimana dilansir Sputnik pada Minggu (27/12). (Baca juga: Wapres Irak: Turki Ingin Mencaplok Mosul)

“Hal ini tidak akan menjadi masalah, mengingat banyaknya orang yang tergabung dalam pasukan gabungan Irak, yang terdiri dari pasukan pemerintah Irak, pasukan suku dan pasukan rakyat pro-pemerintah Irak,” tambahnya. (ARN)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: