News Ticker

PEMBEBASAN RAMADI…Sebuah Jawaban Untuk Para Skeptis Yang Sepelekan Kekuatan Irak

29 Desember 2015

BAGHDAD, ARRAHMAHNEWS.COM – Tujuh bulan lalu, Angkatan Darat Irak kebobolan dan terpaksa kehilangan kota penting Ramadi di tangan para teroris ISIS setelah pertempuran sengit yang pada akhirnya menyebabkan penarikan mereka dari ibukota provinsi di Irak barat ini. Menurut sebuah artikel di al-Masdar News, Senin (28/12), bukan hanya kehilangan kota Ramadi, namun saat itu para pembela negara ini juga harus menghadapi sikap skeptis dari para analis dan media barat.

“Pasukan Irak dan pasukan rakyat mungkin harus mundur untuk pertempuran pertama mereka di Ramadi, Namun, mereka jauh dari dikalahkan. Satu bulan setelah terpaksa mundur dari Ramadi, Angkatan Bersenjata Irak memobilisasi personil militer yang diperlukan untuk meluncurkan serangan balik guna merebut kembali ibukota provinsi dan menguasai beberapa benteng ISIS lain di dalam provinsi Al-‘Anbar,” demikian tulis artikel tersebut. (Baca juga:Pasukan Irak Siapkan Operasi Besar Untuk Bebaskan Kota Ramadi)

“Sementara media-media barat dan para analis militer menyepelekan mereka, Angkatan Darat Irak secara tiba-tiba mengejutkan pihak-pihak yang ragu-ragu itu pada hari Minggu (27/12) lalu, dalam apa yang akan dikenang sebagai kemenangan terbesar bagi pasukan pro-pemerintah di tahun 2015,” bunyi keterangan lebih lanjut dalam artikel itu.

Setelah kemenangan ini, dan setelah beberapa pengakuan serta ucapan selamat dari beberapa tokoh bahkan PBB, menurut al masdar, media-media barat masih saja enggan untuk mengakui bahwa kemenangan atas Ramadi adalah sebuah kemenangan sangat besar, karena kota tersebut adalah salah satu benteng utama para jihadis. (Baca juga:Utusan Khusus PBB Ucapkan Selamat Atas Pembebasan Ramadi dari ISIS)

“Apa yang media-media barat dan para analisnya tidak sebutkan adalah bahwa Ramadi menjadi sangat dikenal karena kota itu menjadi bentengnya para Jihadis. Dan selama tujuh bulan ini, tentara Irak telah berjuang tanpa kenal lelah, melalui gurun panas, beringsut sedikit demi sedikit mendekati dan lebih dekat menuju gerbang kota penting tersebut,” (Baca juga:Komandan Pasukan Rakyat: AS Berusaha Selamatkan Para Pemimpin ISIS dari Ramadi)

“Dan akhirnya, pada hari Minggu kemarin, tentara Irak dan rakyat tidak hanya mengalahkan ISIS, tetapi mereka juga mengalahkan orang-orang yang meragukan mereka. Tentara Irak dan rakyat berhasil mengibarkan bendera Irak di pusat kota Ramadi, menandakan kemenangan mereka atas kekuatan teroris yang melanda kota tersebut dan sekitarnya,” artikel tersebut lebih lanjut menjelaskan. (Baca juga:Komandan Pasukan Rakyat: AS Berusaha Selamatkan Para Pemimpin ISIS dari Ramadi)

Lebih penting lagi, dengan kemenangan tersebut, Angkatan Darat Irak telah membuka jalan bagi beberapa kekuatan rakyat lainnya untuk maju di daerah-daerah yang berada di bawah kendali ISIS.

“ISIS dipaksa untuk mengerahkan dan mengorbankan banyak kontingennya. Lebih dari 2.000 parjurit ISIS kewalahan menghadapi Angkatan Darat Irak. Ini adalah masalah serius bagi kelompok teroris itu. Kelompok teroris tersebut kini hanya tersisa sedikit sekali setelah pertempuran ini. Dan ini semua adalah karena berkat Angkatan Bersenjata Irak dan para prajurit relawan yang gagah berani mempertaruhkan nyawa mereka demi kebaikan yang lebih besar untuk wilayah negaranya tersebut,” (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: