News Ticker

Ankara Tuduh Moskow Karena Rusia Tangkap Basah Turki Selundupkan Minyak ISIS

31 Desember 2015

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Kementerian Luar Negeri Rusia menganggap tuduhan Turki yang menyebar berita bohong mengenai serangan udara Rusia di Suriah telah mengenai sasaran warga sipil adalah merupakan upaya untuk mendiskreditkan Moskow setelah Ankara tertangkap basah menyelundupkan minyak dari ladang-ladang minyak yang dikendalikan Daesh/ISIS.

“ Saat ini Ankara tengah melaksanakan kampanye anti-Rusia sebagai reaksi atas pengungkapan kebenaran yang dilakukan Moskow, mengenai keterlibatan Turki dalam bisnis minyak ilegal Daesh (ISIS),” ungkap Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari ini, Kamis (31/12) sebagaimana dilansir Sputnik. (Baca juga: Politikus Senior Turki; Erdogan Benar Terlibat Dalam Perdagangan Minyak ISIS)

“Beberapa hari terakhir, otoritas Turki telah menyebarkan informasi palsu bahwa mereka menduga serangan udara yang telah dilakukan Angkatan Udara Rusia mengenai warga sipil di Suriah. Dalam konteks menguatkan propaganda hitam mereka, Ankara juga secara aktif menyatakan jumlah korban,” ungkap kementerian itu dalam sebuah pernyataan

“Kami menganggap bahwa usaha Ankara untuk melancarkan kampanye anti-Rusia adalah reaksi nyata terhadap pihak kami karena telah mengungkapkan keterlibatan Turki dalam kegiatan ilegal di Suriah utara, termasuk penyelundupan minyak dari ladang yang dikendalikan Daesh/ISIS,” demikian bunyi pernyataan tersebut. (Baca juga: HEBOH..! Pengakuan Teroris Punya Bukti Perdagangan Minyak Turki Dengan ISIS)

“Aksi Pejabat Turki yang menempatkan Rusia dan sejumlah negara lain di tingkat yang sama dengan Daesh/ISIS, adalah tidak masuk akal,” tambah Kementerian tersebut.

“Informasi meragukan dari Amnesty International, yang itu sendiri didasarkan pada informasi prematur yang diterima dari kejauhan, telah dimanfaatkan [oleh otoritas Turki],” kata Kementerian Luar Negeri mengacu kepada sumber informasi yang digunakan Ankara dalam menyebar kampanye anti-Rusia. (Baca juga: Posisi Erdogan Terancam, Putin Sebut Punya Bukti Baru Turki Terlibat Minyak Curian ISIS)

“Kami rasa sebaiknya sebelum membuat berita bohong yang sensasional mengenai serangan udara Rusia terhadap sasaran sipil dan menggunakan statistik memilukan palsu pada’ kematian warga sipil, ‘otoritas Turki harus mencoba memecahkan masalah aktual di negeri mereka sendiri dengan memperhatikan hak asasi manusia dan kebebasan pers,” ungkap Kementerian Luar Negeri lebih lanjut.

“Bukan rahasia sama sekali bahwa politik penindasan yang telah digunakan oleh pimpinan Turki terhadap penduduk Kurdi, yang merupakan bagian penting dari masyarakat Turki, akan mengakibatkan korban sipil yang besar, termasuk perempuan dan anak-anak,” (Baca juga: WOW… Inilah Harga Minyak Jarahan ISIS dari Suriah dan Irak yang Dijual ke Turki)

Rusia menyesalkan bahwa sekutu Barat Turki lebih memilih untuk tetap diam menyaksikan konfirmasi palsu Ankara mengenai dugaan kematian warga sipil sebagai akibat dari operasi Angkatan Udara Rusia di Suriah.

“Sindiran Ankara itu hampir tak dipercaya oleh siapapun, termasuk sekutu-sekutunya sendiri. Sayangnya mereka lebih memilih untuk tetap diam keluar demi solidaritas (terhadap sekutu),” lanjut pernyataan Kementerian Luar Negeri. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: