News Ticker

Ramzan Kadyrov: Lebih Banyak Orang Rusia Yang Lebih Islami daripada di Turki

31 Desember 2015

GROZNY, ARRAHMAHNEWS.COM – Kepala Chechnya, Ramzan Kadyrov, mengatakan bahwa Turki tidak memiliki alasan untuk menjatuhkan bomber Su-24 Rusia di Suriah. Turki justru memiliki banyak alasan untuk ‘tidak’ membiarkan hal itu terjadi. Salah satunya adalah dengan mempertimbangkan operasi kontra terorisme Rusia yang saat itu sedang memerangi teroris ekstrem yang mengatasnamakn Islam dan hal itu menyangkut kepentingan umat Islam dan umat beragama lain di Rusia dan seluruh dunia.

“Sebanyak 26 juta Muslim tinggal di Rusia, dan tindakan keji ini berarti dilakukan terhadap kami juga,” ungkap pemimpin Chechnya itu menambahkan bahwa Turki adalah negara sekuler berdasarkan Konstitusi, dan ada juga banyak orang Kristen yang tinggal di negara itu. (Baca juga: MAULUD NABI, Ramzan Kadyrov Anjurkan Perbanyak Sholawat dan Berdoa Untuk Yaman)

“Turki tidak memiliki alasan untuk menembak jatuh jet itu tetapi memiliki puluhan alasan untuk “seharusnya” tidak membiarkan hal tersebut terjadi. Akibatnya, mereka mengacaukan hubungan mereka Rusia dan tidak mencapai hasil apapun selain itu,” ungkap Kadyrov kepada wartawan di Grozny. (Baca juga: Kadyrov: Turki Bantu Wahabi dan Daulah Islamiyah (ISIS) Untuk Hancurkan Islam)

Rusia tidak akan mentolerir kejahatan seperti serangan terhadap pesawat Sukhoi-24 nya “Turki bertindak keji ketika menjatuhkan jet kami, dan pilot yang mereka bunuh adalah bagian dari kami juga. (Baca juga: Balas Dendam Pada Kadyrov, Pemuda Wahabi Bakar Makam Tokoh Sufi Chechnya)

“Lebih banyak orang Rusia yang lebih sejalan dengan ajaran Islam daripada di Turki,” tegasnya. “Saya juga akan mengingatkan bahwa bangsa Chechen adalah bangsa terbesar ketiga di negeri ini. Kami adalah bagian dari negara ini dan ingin menegakkan stabilitas dan kesejahteraan Ibu Pertiwi,” kata Kadyrov. (ARN)

About ArrahmahNews (12485 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: