News Ticker

Presiden Majelis Umum PBB Salahkan AS Atas Kemunculan ISIS

1 Januari 2016

NEW YORK, ARRAHMAHNEWS.COM – Invasi AS ke Irak pada tahun 2003 adalah langkah yang salah. Hal itu memicu permusuhan antar agama dan membuka jalan bagi munculnya ISIS. Demikian diungkap Presiden sesi ke-70 Majelis Umum PBB, Mogens Lykketoft. (Baca juga: Pesawat Asing Jatuhkan Bantuan Militer Untuk ISIS di Irak)

“Kita tidak bisa mengelak untuk mengatakan bahwa invasi di Irak pada tahun 2003 dengan berbagai alasannya, menurut saya, seperti Presiden Obama juga pernah katakan, adalah sebuah keputusan yang salah untuk dilakukan. Tapi yang lebih berbahaya lagi adalah, bahwa mereka yang mengambil keputusan tersebut tidak memiliki gagasan dan ide yang jelas bagaimana menghindari timbulnya konflik internal di negara itu yang kemudian menjadi tempat berkembang bagi ISIS dalam mengambil alih bagian wilayah dari Irak, “katanya, sebagaimana dikutip Tass pada Kamis (31/12) kemarin. (Baca juga: Wapres Irak: Turki Ingin Mencaplok Mosul)

Menurutnya, perlu untuk membentuk masyarakat yang demokratis dan lebih inklusif di Irak serta kesepakatan yang akan melindungi kepentingan minoritas. Lykketoft mencatat bahwa pengalaman menyedihkan di Irak harus dipertimbangkan saat menyelesaikan konflik di Suriah. Menurut rencana yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB, pada bulan Januari ini, Damaskus dan pihak oposisi akan duduk di meja perundingan, dan pembicaraan akan diikuti dengan pembentukan pemerintahan transisi, reformasi Konstitusi dan pemilihan. (Baca juga: Tony Blair dan Kemunafikannya di Irak)

Lykketoft menegaskan bahwa PBB harus memberi perhatian sebanyak mungkin untuk perlindungan minoritas di Irak dan Suriah. “Kami harus berurusan dengan itu dalam setiap keterlibatan PBB di masa depan dalam menciptakan dan memelihara perdamaian. Jika tidak, Anda akan menyaksikan perang sipil yang akan berlangsung untuk waktu yang sangat lama dan dengan implikasi internasional yang besar.” (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: