News Ticker

Tak Tahan dan Coba Kabur dari Suriah, Istri Pimpinan ISIS Dieksekusi Mati

03 Januari 2016,

SURIAH, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang perempuan Suriah (22 tahun) yang salah satu kerabatnya dieksekusi mati oleh ISIS pada minggu terakhir, setelah ia berupaya untuk meninggalkan suaminya di Raqqah, dia pergi ke Aleppo sebelum pindah ke Turki, menurut sebuah laporan yang disampaikan oleh badan observasi Suriah untuk Hak Asasi Manusia, menurut kantor berita arabi21 (02/01).

Badan observasi itu menjelaskan berdasarkan pada sumber yang dapat dipercaya, bahwa wanita berinisial (M.A) yang merupakan istri dari salah satu pemimpin ISIS asal Suriah, ia juga memliki satu saudara kandung perempuan, yang dinikahkan dengan paksa dengan pemimpin ISIS. (Baca juga: TRAGIS.. Jihad Nikah Ala ISIS Cukup dengan Takbir 3 Kali)

Sumber itu menyebutkan bahwa gadis itu, setelah kematian ayahnya, dipaksa menikah dan berada di bawah tekanan kakak kandungnya sendiri yang merupakan jihadis dalam jajaran organisasi teroris, namun setelah beberapa bulan masa pernikahannya ia dapat menemukan jalan keluar, ia melarikan diri ke daerah al-Ra’i yang berada di bawah kendali ISIS di wilayah Raif, Aleppo. (Baca juga: Jihadis Wanita: ISIS Penipu, Mereka Saat Ini Miskin Tapi Semakin Buas Seks)

Dengan ditemani sepupunya, istri pemimpin teroris Suriah itu mampu keluar dari kota Raqqa, kemudian pergi ke wilayah yang dibawah kontrol ISIS di daerah Raif Aleppo, disana mereka berdua menunggu datangnya kesempatan untuk melarikan diri dengan aman untuk dapat sampai ke Turki melalui daerah al-Ra’i. (Baca juga: Jejak Pengabdian Saudi Kepada Barat dan Zionis)

Sumber itu juga menegaskan bahwa tertangkapnya wanita tersebut bersama sepupunya, setelah adanya serangan yang dilakukan oleh anggota organisasi ISIS di kota, kemudian mereka berdua dipindah ke kamp penahanan, sekitar lima hari yang lalu mereka dieksekusi di daerah dekat universitas di Manbij. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: