News Ticker

SURAT TERBUKA UNTUK SAUDARAKU JONRU

04 Januari 2016, 

JAKARTA, SUARA RAKYAT, ARRAHMAHNEWS.COM – Salah satu akun facebook Muhammad Toha menuliskan cuitannya di akun milik pribadinya tentang Jonru Ginting.

Kalau anda mengaku rajin sholat, tak lepas puasa wajib dan sunah, dan telah menggenapi ibadahmu dengan berhaji, tetapi tak putus-putus pula menyebar fitnah dan menabur kebencian yang tak jeda, lantas siapa yang sebenarnya yang anda sembah dalam sembah sujudmu itu?

Kalau Tuhan yang engkau sembah, mengapa cinta dan kasih Tuhan yang maha luas itu tak sedikitpun membekas dalam hatimu…Jika Tuhan yang Engkau puji dan puja dalam ibadahmu, mengapa engkau mudah sekali mencaci dan mencela mahluk ciptaan Tuhan yang se-iman denganmu itu?

Saudaraku Jonru..tidakkah Engkau pernah membaca pesan dari Syaidina Ali, salah satu sahabat utama Nabi yang berkata; janganlah engkau mencintai seseorang berlebihan, sebab bisa jadi kelak dia akan menjadi musuh utamamu. Dan jangan pula engkau membenci seseorang sepenuh hati, karena bisa jadi dia akan menjadi sahabat karibmu. (Baca juga: Heboh…Hina POLRI, Jonru ‘Kader PKS’ Klaim Tindakannya Dianggap Wajar oleh Kapolri)

Saya yakin, engkau pernah membaca pesan Syaidina Ali ini karna sepengetahuanku, engkau seorang penulis handal dan pelahap buku yang akut.

Tapi malam ini, saya benar-benar tak tahan untuk tak menanggapi postingan engkau saudaraku..

Dalam postinganmu, Engkau kembali menuduh foto Jokowi yang sedang menyambut matahari pagi di Raja Ampat sebagai foto rekayasa, sambil berkilah, jika tuduhanmu salah, engkau siap menghapus foto itu dan meminta maaf.

Saudaraku Jonru…berkenankah engkau menjawab pertanyaanku ini?

Apakah bisa seorang pencuri terlepas dari dosa dan hukuman, karna sebelum mencuri, dia bernazar akan mengembalikan barang curiannya dan akan meminta maaf jika ketauan dialah pencurinya?

Sepengetahuan yang dangkal dalam hukum Islam, tak ada dalil yang mengatakan pencuri itu akan bebas dari hukuman. Sebab sejatinya, hukuman itu jatuh bukan semata karna kerugian atas kehilangan, tapi hukuman itu dibebankan karena tindakan itu telah menyebabkan keresahan, ketakutan dan rusaknya tatanan kemasyarakatan. Efek sosial itulah yang justru lebih merusak ketimbang nilai dari barang yang hilang.

Saudaraku Jonru…begitu pula halnya dengan fitnah. Jika engkau ingat nukilan firman Tuhan yang tegas menyatakan: fitnah lebih kejam dari pembunuhan, lantas mengapa engkau mudah menyebar tuduhan, yang bahkan engkau sendiri tak yakin kebenarannya. (Baca juga: Abu Janda Al-Boliwudi Bongkar Bisnis E-Hate (Kebencian Online) Kader PKS Jonru Ginting)

Dalam postinganmu, engkau berkilah, jika foto itu bukan rekayasa, engkau akan bersedia menghapus dan meminta maaf, maka ketahuilah, tindakanmu ini sama persis dengan nazar pencuri yang akan mengembalikan barang curiannya, bila ketauan mencuri.

Begitulah yang terjadi dengan dirimu, engkau pun akhirnya meminta maaf karena ternyata foto itu bukan rekayasa.

Tapi, saudaraku, maafmu itu sesungguhnya tak bisa menghapus keresahan dan keriuhan yang telah timbul akibat tuduhan semulamu itu. Dan dosa fitnahmu tak akan terhapus kendati engkau telah meminta maaf…ibarat batang pohon yang engkau pasak dengan paku, lalu engkau cabut paku itu, bekasnya tak akan hilang sampai kapanpun. (Baca juga: UNTUKMU Jonru dari seorang NASRANI)

Jonru saudaraku..Bagi saya, Jokowi manusia biasa yang kendati beliau terpilih menjadi Presiden, dia tetaplah manusia yang tak luput cela dan kesalahan. Layak bagi siapapun untuk mengkritik dan memprotes jika keputusan dan kebijakannya sebagai pemimpin, telah merugikan rakyat banyak. Saya pun tak segan mengkritisi bilamana Pemerintahan Jokowi tak memihak rakyat banyak.

Kritiklah Jokowi sebagai manusia biasa..Tapi, janganlah engkau hina dan hujat sedemikian rupa, sebab ia bukanlah iblis yang layak kita hina dan cerca tanpa jeda.

Semoga tahun baru ini membawa kebaikan buat kita semua..salam hormat buat saudaraku Jonru. (ARN)

Sumber: Akun Facebook Muhammad Toha

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Comments on SURAT TERBUKA UNTUK SAUDARAKU JONRU

  1. s. judo irianto // Jan 4, 2016 at 12:49 pm // Balas

    Ungkapan dan nasehat yg amat bijak, menyentuh dan amat relevan dg fakta. Jika tdk dibalas apalagi masih berbuat nista seperti yg sudah2 maka kita (minimal saya) tahu seperti apa kualitas dan kapasitas seorang Jonru

  2. SAYA KUATIR PKS KECOLONGAN LAGI , SELAIN FAHRI HAMZAH SEKARANG JONRU BIKIN ULAH. SAYA KUATIR WAKTU MEMILIH JONRU PKS TIDAK TAHU PERSIS APA JONRU INI ORANG ISALAM ATAU TIDAK MBERAGAMA.

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Jonru Kader PKS “Diusir” Bupati Sragen, DPRD dan Kapolres | ISLAM NKRI
  2. Bupati Sragen, DPRD dan Kapolres Kompak “Usir” Jonru Kader PKS – VOA ISLAM NEWS
  3. Bupati Sragen, DPRD dan Kapolres Kompak “Usir” Jonru Kader PKS | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: