News Ticker

Bocoran Dokumen Tunjukkan Saudi Tahu Eksekusi Sheikh Nimr Akan Picu Kerusuhan

6 Januari 2016

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Dokumen berupa sebuah memo dari Kepala Keamanan Riyadh yang berisi perintah pengiriman pasukan keseluruh bagian kerajaan, terutama ke daerah asal Sheikh Nimr al-Nimr sebelum eksekusi terhadap ulama ternama itu dilakukan, telah dibocorkan oleh juru kampanye HAM Arab Saudi dan diterima oleh organisasi HAM Internasional Reprieve.

Bocoran dari memo diplomatik Arab Saudi itu mengungkap bahwa Riyadh sudah tahu jika eksekusi massal terhadap 47 orang terutama  ulama Sheikh  Nimr Baqir Al-Nimr akan memicu kerusuhan. Hal ini dibuktikan dengan pengerahan pasukan ke Qatif dan pembatalan liburan warga mulai tanggal 31 Desember hingga pemberitahuan yang belum ditentukan. (Baca juga: BREAKING NEWS! Saudi Kerahkan Militer ke Qatif Menyusul Eksekusi Sheikh Nimr)

Berita yang dirilis the independent pada Senin (4/1) kemarin itu juga menyatakan bahwa Memo tersebut juga berisi mengenai aksi tembak-menembak dengan polisi di desa asal ulama Sheikh Nimr al-Nimr, serta penyerbuan kedutaan Saudi di Teheran.

Kelompok HAM, Reprieve yang mendapat memo tersebut dari juru kampanye lokal mengatakan bahwa memo tersebut menunjukkan bagaimana eksekusi massal yang dilakukan Saudi itu sangat bermotif politik. (Baca juga: Situasi Memanas di Qatif Menyusul Eksekusi Sheikh Nimr)

“Surat ini menunjukkan bahwa tingkat persiapan pemerintah Saudi untuk kejadian setelah hari Sabtu berarti (kerajaan) telah meramalkan kemarahan yang akan mengikuti eksekusi bermotif politik mereka,” ungkap Maya Foa kepala tim hukuman mati di reprieve. (Baca juga: DEMO QATIF…Massa Tuntut Penggulingan Dinasti al-Saud Pasca Ditembakinya Warga Sipil:VIDEO)

“Jika pemerintah Arab Saudi benar-benar ingin membuktikan dirinya di panggung internasional, kerajaan itu harus berhenti menyiksa dan mengeksekusi para pemrotes, dan berkomitmen untuk mengadili secara adil dan transparan.”

Saudi telah bersikap sebagai korban setelah kedubesnya didemo massa di Teheran, menyusul eksekusi 47 orang dalam sehari termasuk Sheikh Nimr al-Nimr dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: