News Ticker

Kakek “Jihadi John Kecil” Sebut Cucunya Jadi Alat Propaganda ISIS

9 Januari 2016

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah video dari seorang anak kecil berusia sekitar 5 tahun yang mengucapkan sumpah untuk melakukan pembunuhan terhadap orang-orang Barat, telah membuat sang kakek merasa terpukul dan menyalahkan ibu dari si bocah sebagai penyebab cucunya menjadi “sakit” seperti itu.

Sunday Dare, kakek dari Isa kecil, bocah dalam video, memohon kepada putrinya Grace yang telah pergi ke Suriah pada tahun 2012 dan bergabung dengan ISIS, memohon kepada putrinya itu untuk membawa pulang Isa, karena yakin Isa tidak akan pernah bahagia hidup dibawah bayang-bayang ISIS. (Baca juga: Jagal ISIS ‘Jihadi John’ Muncul di Muka Umum, Ancam Pemerintah Inggris : Video)

Sunday Dare, yang juga menggunakan nama Henry Dare, mengatakan ia mengenali anak tersebut sebagai cucunya saat ia melihatnya di akhir video di mana tersangka Siddhartha Dhar dari Inggris yang dijuluki Jihadi John II, memerintahkan eksekusi terhadap lima orang yang dituduh sebagai mata-mata Inggris.

Isa kecil dalam video tersebut berkata, “Kami akan membunuh orang-orang kafir (non-Muslim).”

Sunday mengatakan bahwa ISIS telah melakukan propaganda dengan mengunakan cucunya. Ia berkeras bahwa cucunya sama sekali tidak tahu apa-apa, anak kecil itu hanya digunakan sebagai tameng bagi ISIS. (Baca juga: Sang Algojo Kejam “Jihad John” Saat Usia Muda :Video)

“Ini propaganda. Mereka hanya menggunakan anak kecil. Ia tidak tahu apa-apa, dia hanya seorang anak kecil. Mereka menggunakannya sebagai perisai, Itu cucu saya. Saya tidak bisa memungkiri dirinya. Saya sangat mengenalinya. ” ungkap Dare sebagaimana dilaporkan the Guardian, Selasa lalu.

Mengenai putrinya yang telah meninggalkan dirinya di Deptford, tenggara London di usia 24 dengan membawa serta Isa, untuk menikahi seorang prajurit ISIS asal Swedia, Dare menyebut akhir-akhir ini ia telah melakukan pembicaraan dengan putrinya. Sebelum ini ia tak pernah mau berbicara dengan putrinya itu karena telah mempermalukan keluarga. (Baca juga: Si Algojo Kejam dan Sadis Teroris ISIS “Jihad John” Tewas)

Ibu dari Grace yang sekarang bernama Khadijah itu menolak untuk mengomentari video cucunya tersebut. Saat ini ia masih sangat terkejut dan mengkhawatirkan nasib cucu-cucunya karena disebut-sebut Isa memiliki juga seorang adik benama Abdurrahman.

Ibunya menyebut Khadija telah dicuci otak oleh ISIS hingga mau menikahi Abu Bakar, seorang ISIS dan perekrut anggota ISIS dan bahkan muncul bersamanya dalam sebuah video perekrutan anggota di twitter.

Grace pernah memicu kemarahan di Juli 2014 dengan memposting gambar dari Isa kecil, memegang senapan serbu AK-47. Menggunakan nama alias Muhajirah fi Sham, dia juga bersumpah di Twitter untuk menjadi wanita pertama yang akan memenggal kepala tahanan AS atau Inggris. (ARN)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: