News Ticker

PBB Kecam Saudi atas Penggunaan Bom Cluster

9 Januari 2016,

NEWS YORK, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon menyatakan keprihatinan atas sejumlah serangan ingtensif Arab Saudi terhadap warga sipil Yaman. Ia juga memperingatkan kejahatan perang Riyadh dalam menggunakan bom curah di ibukota Sana’a.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan kepada wartawan pada Jum’at (8/01) bahwa Ban “Sangat Prihatin” atas serangan tanpa henti Saudi ke wilayah pemukiman dan bangunan sipil di ibukota Yaman di tengah panggilan gencatan senjata.

Dia juga menambahkan bahwa Sekjen PBB telah menerima laporan kejahatan perang Saudi, yang menggunakan amunisi tandan terhadap warga sipil di beberapa lokasi di Sana’a. (Baca juga: Reporter TV al-Masirah Ungkap Kejahatan Saudi di Yaman; Video)

“Penggunaan amunisi tandan di daerah-daerah pemukiman penduduk adalah kejahatan perang”, kata juru bicara PBB.

Setidaknyap puluhan warga sipil tewas dan sejumlah lainnya luka-luka setelah jet tempur Saudi membom berbagai kabupaten di Sanaa dengan menggunakan bom cluster.

Pesawat-pesawat tempur Saudi juga membombardir bangunan perumahan di distrik al-Marzaq, Provinsi Hajjah, menewaskan empat orang dan melukai dua orang lainnya.

Human Rights Watch telah mengkonfirmasi serangan bom cluster di daerah pemukiman ibukota Yaman, dan menyatakan bahwa serangan itu adalah kejehatan perang. (Baca juga: Jual Rudal ke Saudi, Inggris Terancam Tuntutan Kejahatan Perang di Yaman.)

“Pemboman ngawur dan sembarangan yang dilakukan Arab Saudi dengan menggunakan amunisi tandan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum perang”, Steve Goose, Direktur Human Rights Watch menyatakan pada hari Kamis.

Dujarric juga mengatakan Sekjen PBB mendesak semua pihak untuk bekerjasama menyelesaikan krisis Yaman, melalui utusan khusus Ismail Ould Cheikh Ahmed dalam upaya melanjutkan pembicaraan damai sesegera mungkin.

Lebih dari 7.500 orang telah tewas dan lebih dari 14.000 lainnya terluka sejak serangan dimulai . Perang Saudi juga telah mengambil menghancurkan sarana dan prasarana negara miskin tersebut .

Arab Saudi memulai kampanye militernya terhadap Yaman pada akhir Maret 2015. Serangan itu bertujuan melemahkan gerakan Ansarullah dan mengembalikan kekuasaan kepada mantan Presiden Yaman , Abd Rabbuh Mansour Hadi sekutu dekat Riyadh. (ARN/AU/PTV)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: