Langgar HAM Lagi, Saudi Tangkap Saudari Raif Badawi

13 Januari 2016

JEDDAH, ARRAHMAHNEWS.COM – Kelompok hak asasi manusia dan para aktivis menyatakan bahwa sekali lagi Arab Saudi telah memasung hak rakyatnya untuk menyatakan pendapat dan berekspresi dengan menangkap salah satu pendukung hak asasi manusia yang paling menonjol di sana, yang juga merupakan saudara perempuan blogger Raif Badawi. (Baca juga: SIMAK! 10 Pelanggaran HAM yang Dilakukan Arab Saudi)

Samar Badawi, aktifis tersebut adalah adik Raif Badawi, seorang blogger terkemuka yang telah dijatuhi hukuman cambuk sebanyak 50 kali tahun lalu dan menjalani hukuman penjara 10 tahun karena dianggap menghina lembaga agama berpengaruh kerajaan Saudi. (Baca juga: Saudi Negeri Dongeng, Tapi Nyata)

Samar juga istri dari pengacara HAM, Waleed Abulkhair, yang menjalani 15 tahun hukuman penjara atas tuduhan terkait dengan pekerjaannya, termasuk membela Raif Badawi.

Amnesty International dan Pusat Penyelidikan mengatakan bahwa penangkapan Samar Badawi pada hari Selasa (12/1) kemarin diyakini terkait dengan dugaan perannya dalam mengelola akun Twitter kampanye untuk membebaskan suaminya, Waleed Abu al-Khair .

Dalam laman websitenya, Amnesty Internasional menyatakan bahwa menurut aktivis lokal, Samar Badawi ditangkap di pagi hari pada 12 Januari di Jeddah dan kemudian bersama dengan putrinya yang berusia dua tahun, ia dibawa ke kantor polisi Joud. Setelah empat jam interogasi, ia dipindahkan ke penjara Dhaban dengan alasan akan dihadapkan ke kejaksaan esok harinya. (Baca juga: Kerajaan Saudi The Real Apartheid TImur Tengah)

“Penangkapan Samar Badawi hari ini adalah satu lagi kemunduran yang mengkhawatirkan bagi hak asasi manusia di Arab Saudi dan menunjukkan sikap ekstrim yang terus dilakukan pihak berwenang (Saudi) dalam kampanye tak kenal lelah mereka untuk mengganggu dan mengintimidasi pembela hak asasi manusia agar tunduk dan diam,” ungkap Philip Luther, Direktur Program Timur Tengah dan Afrika Utara Amnesty Internasional kemarin setelah penangkapan Samar. (Baca juga: Amnesty Internasional: Catatan Buruk Arab Saudi Tentang HAM)

Mengenai Raif Badawi, The Canadian Press melaporkan bahwa Badawi bukan warga negara Kanada, tapi istri dan anak-anaknya tinggal di Quebec. Pada bulan Desember, Menteri Luar Negeri Stéphane Dion bertemu rekan Saudinya untuk meminta grasi bagi Badawi. (ARN)

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: