News Ticker

Putin Serukan Konstitusi Baru di Suriah

13 Januari 2016

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin telah menekankan pentingnya penyusunan konstitusi baru di Suriah sebagai langkah menuju resolusi krisis politik di Timur Tengah.

“Saya percaya perlu bergerak ke arah reformasi konstitusi. Tentu saja, ini adalah proses yang rumit,” kata Putin dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Bild. (Baca juga: Putin-Renzi Diskusikan Ketegangan Saudi-Iran)

“Atas dasar konstitusi baru (Suriah harus) mengadakan pemilihan presiden dan parlemen,” katanya dalam wawancara pada Selasa (12/01).

Dia juga mengatakan Rusia mengkoordinasikan tindakannya di Suriah dengan kedua pasukan, pemerintah Suriah dan pasukan oposisi melawan Takfiri ISIS.

“Kami berkoordinasi dengan aksi bersama dengan mereka dan mendukung operasi ofensif mereka di bagian yang berbeda oleh angkatan udara kami, ” katanya. (Baca juga: Damaskus; Dunia Mulai Berubah Sikap Terhadap Kondisi di Suriah)

Rusia meluncurkan kampanye udara melawan teroris Takfiri ISIS di Suriah pada 30 September 2015 atas permintaan pemerintah Damaskus .

Putin juga menyatakan ketegangan diplomatik antara Iran dan Arab Saudi akan menyulitkan upaya penyelesaian solusi krisis Suriah.

Ketegangan dimulai setelah eksekusi yang dilakukan oleh Arab Saudi terhadap tokoh ulama karismatik Sheikh Nimr al-Nimr dan keputusan Riyadh untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran setelah Teheran mengecam pelaksanaan eksekusi mati tersebut. (Baca juga: Oposisi Suriah: Keputusan Eksekusi Sheikh Nimr Diambil di Tel Aviv dan Dikonfirmasi di Washington)

Langkah yang diambil oleh Arab Saudi telah meningkatkan kekhawatiran dalam upaya memecahkan krisis Suriah, yang melibatkan kedua negara Arab Saudi dan Iran.

Dalam wawancara dengan surat kabar Bild, Putin juga menyatakan kesediaannya untuk menengahi pertikaian antara Teheran dan Riyadh. (ARN/AU)

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: