News Ticker

UNICEF: 10 Juta Anak Kecil Korban Kekejaman Agresi Saudi di Yaman

14 Januari 2016,

NEW YORK, ARRAHMAHNEWS.COM – Organisasi “UNICEF” mengatakan bahwa ada sekitar sepuluh juta anak Yaman menderita sakit, menurut perwakilannya di Yaman, Julien Harns, mengatakan “gencarnya pemboman oleh Saudi dan koalisinya  serta pertempuran yang masih terus berlangsung, mereka anak-anak dan keluarga sangat mungkin akan terkena resiko kekerasan, penyakit dan kekurangan gizi”. (Baca juga: Ansarullah; Agresi Mematikan Saudi Terhadap Yaman Atas Nama AS dan Israel)

Seorang Bocah Kecil Yaman yang Mengalami Kekurangan Gizi

Mengutip sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh badan statistik PBB yang menunjukkan “bahwa 747 anak-anak telah meniggal dunia, sementara 1108  lainnya terluka sejak Maret tahun lalu, dan 724 anak-anak terpaksa terlibat langsung dalam beberapa operasi bersenjata, semua ini merupakan bagian dari tragedi yang cukup mengejutkan”, sebagaimana dimuat oleh surat kabar Safir (13/01). (Baca juga: Stephane Dujarric; Peringatkan Krisis Pangan di Yaman

)

Disebutkan juga bahwa “efek kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah bahkan lebih meluas, dan orang-orang yang terlantar yang berjumlah 2,3 juta separuhnya adalah dari kelompok anak-anak kecil, sementara itu 9 juta orang bahkan lebih setiap hari terus berjuang untuk mendapatkan jatah air bersih mereka”. (Baca juga: Ulama Sunni Mengutuk Agresi Saudi dI Yaman)

Organisasi Internasional itu menyebutkan, bahwa risiko malnutrisi akut serta infeksi saluran pernapasan mengancam sekitar 1,3 juta anak di bawah usia lima tahun, dan setidaknya ada dua juta anak kecil yang sekarang tidak dapat pergi bersekolah. (Baca juga: Amnesty International; AS dan Inggris Dukung Agresi Saudi di Yaman)

“UNICEF” menjelaskan bahwa pelayanan publik seperti layanan kesehatan dan air bersih semuanya rusak dan tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan yang terus meningkat bagi para penduduk yang menderita, sedikitnya 7,4 juta anak-anak kecil membutuhkan perlindungan (termasuk dukungan psikologis guna membantu mengatasi trauma akibat kekerasan yang mereka alami) dan mendapatkan pelayanan medis bagi mereka.

Sepuluh bulan Arab Saudi telah menginvasi Yaman, demi mengembalikan kekuasaab sekutunya, mantan presiden yang buron, Abd Robbu Mansour Hadi untuk menduduki kursi kekuasaan. Agresi ilegal Saudi yang dilakukan tanpa mandat PBB.

Meskipun Riyadh mengklaim hanya mengincar para pejuang revolusioner Houthi, pada kenyataannya serangan Riyadh ditujukan kepada masyarakat, pemukiman dan infrastruktur sipil. (ARN)

About ArrahmahNews (12557 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: