News Ticker

Komandan Jundu Sham; Kami Tidak Dapat Mencegah Kemajuan Tentara Suriah

15 Januari 2016

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Pimpinan Jundu al-Sham, kelompok teroris Abu Walid al-Shishani mengumumkan bahwa pasukannya tidak lagi dapat memblokir kemajuan tentara Suriah.

Abu Walid Al-Shishani, muncul dalam pesan video pada Rabu (13/01), mengacu pada situasi yang mengerikan dari pasukannya di Suriah, menegaskan bahwa mereka tidak lagi mampu melawan tentara Suriah di Provinsi Lattakia. (Baca juga: Ratusan Teroris Serahkan Diri Menyusul Kemenangan demi Kemenangan Pasukan Suriah)

Dia juga mengatakan bahwa kesiapan dan jumlah pasukannya telah berkurang, Dia juga menambahkan bahwa masuknya teroris ISIS telah menyebabkan berkurangnya dukungan keuangan pada militan Jundu Sham, dan hal itu juga mengakibatkan sejumlah pasukannya bergabung dengan ISIS.

Dia membuat pernyataan tersebut, setelah tentara Suriah dan pasukan populer mengontrol penuh atas lebih dari 300 kilometer persegi tanah di bagian Utara dari provinsi Lattakia.

Pada tanggal 7 Oktober, tentara Suriah mulai melakukan operasi besar dengan angkatan udara Rusia di provinsi Lattakia untuk mencegah teroris maju ke arah kota Lattakia. (Baca juga: Jubir Militer Suriah: Kemenangan Besar Jadikan Jumlah Teroris Yang Kabur Meningkat Dua Kali Lipat)

Tentara Suriah dan pejuang Hizbullah telah membersihkan teroris lebih dari 300 kilometer persegi di tanah di Lattakia dalam tiga bulan terakhir.

Setelah berhasil mengontrol kota Idlib, teroris memulai serangan berat ke Provinsi Lattakia dengan bantuan Turki dan perangkat keras militer canggih.

Tapi tentara dan pasukan populer mencegah teroris dari mencapai tujuan mereka di Provinsi Lattakia.

Sebelumnya tentara Suriah juga berhasil membebaskan kota strategis Salma, pada Selasa lalu. Keberhasilan ini merupakan kekalahan buruk bagi teroris. Para teroris sekarang telah pergi ke kota-kota lain di bagian Barat Lattakia. (Baca juga: LAGI…Pasukan Suriah Temukan Bukti Bantuan Turki Untuk Teroris)

Jet tempur Suriah dan unit artileri berat menyerbu posisi kelompok militan dari sisi yang berbeda dari kota Salma, selama beberapa jam pada Selasa pagi.

Kemudian tentara Suriah dan Tentara Nasional (NDF) mendorong kembali kelompok-kelompok militan dari pedesaan Utara Salma dan maju ke arah kota dari dua arah. (ARN/AU/FN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: