News Ticker

Saudi Eksekusi Penyair Palestina Ashraf Fayadh

15 Januari 2016

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Arab Saudi yang telah tenggelam dalam kecaman seluruh dunia atas kekejaman eksekusinya awal tahun lalu, saat ini dikabarkan telah melaksanakan eksekusi berupa pemenggalan kepada seorang penyair asal Palestina, Aashraf Fayadh, pada Kamis (14/1) kemarin atas tuduhan “murtad” karena tulisan dalam puisi yang ia tulis dalam bukunya.

Buzz Feed News, salah satu media yang mengabarkan berita ini pada Jum’at (15/1), mengatakan bahwa Fayadh yang merupakan keturunan Palestina pertama kali ditangkap pada tahun 2013 atas tuduhan yang diarahkan kepadanya dalam sebuah diskusi. Ia kemudian dilepaskan tapi kemudian ditangkap lagi pada bulan Januari 2014 atas dakwaan terhadap sebuah puisi yang ia publikasikan pada tahun 2008, Instructions Within, yang dianggap menghina agama. (Baca juga: Saudi Eksekusi Orang Gila)

Meski statusnya sebagai warga Palestina, menurut The Guardian, Fayadh lahir di Arab Saudi dan merupakan anggota Edge of Arabia, sebuah organisasi seni British-Saudi. Dia telah menggelar pertunjukan seni di Jeddah dan Venice.

Selama persidangan, yang terdiri dari enam sesi dengar pendapat antara Februari dan Mei 2014, Fayadh membantah berbagai tuduhan. Dia menegaskan buku puisi cinta karyanya tidak bermaksud menghina agama. (Baca juga: BEBAS Setelah 15 Tahun Fatimah TKW Indonesia “Disandera” Majikan di Saudi)

Human Right Watch (HRW) menyoroti kasus penyair Palestina itu. “Terlepas dari apa yang Fayadh katakan atau tidak, Arab Saudi harus berhenti menangkap orang karena keyakinan pribadi mereka,” kata Sarah Leah Whitson, Direktur HRW untuk Timur Tengah. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: