News Ticker

#KamiTidakTakut, Jokowi Presiden ‘GILA’ dan Pemberani

16 Januari 2016,

JAKARTA, SUARA RAKYAT, ARRAHMAHNEWS.COM – Salah satu akun pegiat sosial Yusuf Muhammad kali ini menuliskan tentang keberanian Sang Presiden Jokowi yang menjadi motor penggerak rakyat Indonesia berani lawan teror. (Baca juga: Pesan Jokowi: Negara dan Rakyat Tidak Boleh Takut Hadapi Teror)

Pesan Jokowi Kepada Dunia

#KamiTidakTakut, We Not AfraidBeberapa jam pasca kejadian ledakan bom di Sarinah, Jokowi menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut dan tidak boleh kalah terhadap apapun bentuk aksi pelaku teror.

Jokowi juga langsung datang kelokasi ingin memastikan situasi dan keadaan bahwa sudah benar2 aman. Saat mengunjungi lokasi, warga setempat banyak yang berkata ” ini baru namanya Presiden”.

Jika Presidenya koppig, rakyatnya juga ikut koppig.

Jika Presidenya pemberani, rakyatnya juga ikut pemberani.

Jika Presidenya lebay, rakyatnya juga ikut lebay.

Jika Presidenya alay, rakyatnya juga ikut alay.

Jika Presidenya banci, rakyatnya juga kayak Ahmad Doni yang sampai skrg belum potong ‘ti…t’. Situasi dan kondisi psikologis masyarakat saat ini sejatinya mengikuti pola pemimpinya. Lihat saja badannya yang kurus, tapi petentang-petenteng berjalan menyusuri lokasi pengeboman tanpa rasa takut sedikitpun. (Baca juga: #PrayForJakarta, Yusuf Muhammad: JAKARTA BUKAN PARIS

)

Jalanya pun santai saja tanpa rompi anti peluru. Banyak yang belum tahu, ternyata Jokowi punya ilmu kebal. (Loh kok jadi syirik, hidup mati ditangan Tuhan). Jokowi juga punya ilmu sihir yang mampu membalikkan keadaan dengan cepat. (Tuh kan syirik lagi, sudah dibilang semua itu karena Tuhan).

Mengapa Jokowi se- ‘gila’ itu mau melakukan hal yang sangat berbahaya?

Sebenarnya apa yang dilakukan Jokowi adalah doktrin kepada rakyatnya, sekaligus ingin memberi pesan kepada dunia:#KamiTidakTakut, #PrayForJakarta, #SaveIndonesia, #JokowiBerani, #KamiKuat

“Indonesia ini kuat, Indonesia saat ini gak bisa kalian permainkan, Indonesia gak bisa ditekan, Indonesia gak bisa diancam, Indonesia gak bisa dimonopoli karena Indonesia bangsa yang besar.” (Baca juga: NU Minta Ormas yang Sebarkan Khilafah Dibubarkan)

Pesan itu sukses disampaikan oleh Jokowi melalui aksi seluruh rakyat yeng menyerukan aksi di jalan dan hashtag ‪#‎kamiTidakTakut ke pelaku teror dan seluruh dunia. Mungkin Komandan pelaku Teror bom saat ini malu dan akan mengganti semua baju pasukanya berwarna pink bukan hitam seperti semula.

Ditangan Jokowi, semangat bangsa ini seakan kembali ke zaman melawan penjajah. Seluruh bagian tubuh seakan terasa, begitu besar aliran darah kebaranian yang diwariskan oleh para pejuang dari nenek moyang. Saat ini dunia sedang tercengang dan geleng-geleng kepala terhadap Indonesia. Kami bangga menjadi Indonesia.

Foto ArrahmahKeberanian Jokowi dan semangatnya telah menginspirasi rakyat dan bangsa Indonesia agar punya nasionalisme lebih, tapi ada yang menakutkan juga, pasca teror bom Jakarta ada sebuah media radikal yang sempat diblokir oleh Kemenkominfo dan sekarang sedang diawasi oleh pemerintah (BNPT) telah menjadi corong kelompok teroris salah satunya adalah media arrahmah (com) yang jelas sekali menuliskan kebenciannya terhadap pemerintah, berikut secuil tulisan beritanya ” Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo, yang biasa dipanggil Bahrun atau Naim, kini berada dalam tahanan thagut Indonesia, ia diculik oleh Tim Densus 88 beberapa waktu lalu, tepatnya pada Selasa (9/11/2010)”. (Baca juga: Pemilik Situs Arrahmah Keluarga Teroris Pro Al-Qaeda)

Sumber: Akun Facebook Yusuf Muhammad

About ArrahmahNews (12490 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: