News Ticker

Amnesty Internasional; Arab Saudi Gunakan Bom Cluster Buatan AS

17 Januari 2016

YAMAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Amnesty International mengatakan bukti-bukti baru menegaskan bahwa Arab Saudi telah menggunakan munisi tandan (bom cluster) produksi AS dalam serangan udara terbaru pada di ibukota Yaman, Sana’a.

Pada hari Jumat, kelompok hak asasi yang berbasis di London mengatakan Riyadh menjatuhkan munisi tandan yang dilarang secara internasional di Sana’a dalam serangan udara pada tanggal 6 Januari, yang menewaskan seorang anak 16 tahun dan melukai sedikitnya enam warga sipil lainnya.

Organisasi itu juga mengatakan serangan telah menyebar peledak setidaknya di empat lingkungan perumahan yang berbeda.

Amnesty internasional juga mendesak kerajaan Teluk Persia untuk segera berhenti menggunakan bom cluster.

Pada 12 Januari, Arab Saudi mengakui bahwa militer telah menggunakan bom tandan dalam agresi terhadap Yaman. [Baca juga; Arab Saudi Akui Penggunaan Bom Cluster di Yaman]

Juru bicara militer Saudi, Ahmad al-Asiri, mengklaim bahwa Riyadh telah menggunakan bom cluster hanya sekali dalam satu serangan udara pada provinsi barat laut Hajjah untuk menyerang mobil milik pejuang Yaman, hampir sembilan bulan yang lalu.

Awal bulan ini, kantor HAM PBB mengatakan telah menerima laporan bahwa pasukan Saudi telah menggunakan bom curah di Hajjah, dan menambahkan bahwa tim PBB menemukan sisa-sisa dari 29 submunisi cluster di desa al-Odair. Sumber-sumber lokal di Hajjah juga menegaskan penggunaan berulang kali bom cluster dalam serangan di desa-desa, dan mengatakan serangan udara telah menyebabkan kerugian yang signifikan dari kehidupan di antara warga sipil. [Baca juga; PBB Kecam Saudi atas Penggunaan Bom Cluster]

Pada tanggal 8 Januari, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon juga menyatakan keprihatinan atas serangan udara Arab Saudi terhadap warga sipil. Dia mengatakan, jika terbukti, Riyadh menggunakan bom cluster di ibukota, Sana’a, maka itu terhitung “kejahatan perang”.

Pada hari Sabtu , pesawat-pesawat tempur Saudi kembali lakukan serangan udara mereka di negara Arab miskin itu, dan laporan mengatakan pesawat tempur kerajaan meluncurkan tiga serangan udara di distrik Sirwah di Provinsi Ma’rib.

Riyadh juga melakukan serangan udara di Sana’a, yang menarget kantor lembaga dan instalasi air di distrik Rada’ Provinsi al-Baydah. [Baca juga; Demonstran Bawa Bom Cluster ke Markas PBB di Sana’a]

Sementara itu, tentara Yaman dan komite populer melancarkan serangan roket pada posisi militer Saudi al-Khadra dan Khabash, Najran, sebagai pembalasan atas Riyadh yang melakukan serangan non-stop ke daerah-daerah di Yaman.

Pasukan Yaman juga menembakkan roket ke posisi-posisi militer di Provinsi Saudi, seperti Jizan .

Rezim Saudi telah melakukan serangan udara terhadap bangsa termiskin di dunia Arab sejak 26 Maret 2015. Lebih dari 7.500 orang telah tewas dan lebih dari 14.000 lainnya terluka sejak dimulainya kampanye perang. [ARN/AU/Ptv]

About ArrahmahNews (12499 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: