News Ticker

KEMENANGAN GEMILANG…Pencabutan Sanksi Internasional Atas Iran Diumumkan

17 Januari 2016

WINA, ARRAHMAHNEWS.COM – Sanksi terhadap Iran atas program nuklirnya resmi diumumkan menyusul konfirmasi atas komitmen Teheran terhadap Rencana Aksi Bersama Komprehensif oleh Badan Energi Atom Internasional.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, dan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif membuat pengumuman ini saat konferensi pers bersama di Wina, Sabtu (16/1) kemarin. Mogherini membacakan pernyataan tersebut dalam bahasa Inggris yang kemudian dibacakan oleh Zarif dalam bahasa Persia. (Baca juga: Sanksi Internasional Atas Iran Akan Resmi Dicabut Hari Ini)

“Karena Iran telah memenuhi komitmennya, hari ini, sanksi ekonomi dan keuangan multilateral dan nasional terkait dengan program nuklir Iran diangkat,” demikian bunyi pernyataan itu. “Semua pihak tetap yakin bahwa kesepakatan bersejarah ini adalah baik kuat dan adil, dan bahwa hal ini telah memenuhi semua persyaratan.”

“Prestasi ini jelas menunjukkan bahwa dengan kemauan politik, ketekunan, dan melalui diplomasi multilateral, kita dapat memecahkan masalah yang paling sulit dan menemukan solusi praktis yang dilaksanakan secara efektif,” bunyi pernyataan tersebut lebih lanjut. (Baca juga: Kemenlu Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Nuklir Iran)

Menteri Luar Negeri AS John Kerry, juga hadir di Wina, mengkonfirmasi laporan IAEA dan mengatakan bahwa “terkait komitmen AS terkait sanksi… juga sekarang berlaku.”

Kerry mengatakan Amerika Serikat akan “segera” menghapus sanksi yang dikenakan pada Teheran, “memperluas cakrawala kesempatan bagi rakyat Iran.”

Presiden Iran Hassan Rouhani menanggapi pengumuman tersebut dengan ucapan selamat kepada bangsa Iran dalam cuitannya yang menyebut hal ini sebagai tweet “kemenangan gemilang.” (Baca juga: Iran “Lebaran” Sukses Dalam Kesepakatan Nuklir)

Sebelumnya pada hari Sabtu, Direktur Jenderal IAEA, Yukiya Amano, mengumumkan bahwa Iran telah mengambil “langkah-langkah persiapan yang diperlukan untuk memulai pelaksanaan (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) (JCPOA).”

Sementara itu, Presiden AS Barack Obama menandatangani perintah eksekutif untuk menghapus sanksi terhadap Iran. Hal ini diumumkan Gedung Putih.

Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB – Inggris, China, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat – plus Jerman menyelesaikan JCPOA di Wina, pada 14 Juli 2015.

Di bawah JCPOA itu, kegiatan nuklir Iran dibatasi dengan imbalan penghapusan sanksi terhadap Republik Islam tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (12478 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: