News Ticker

Saingi Bank Dunia dan IMF, China Resmi Luncurkan AIIB

17 Januari 2016

BEIJING, ARRAHMAHNEWS.COM – China pada Sabtu (16/1) kemarin, secara resmi meluncurkan Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) yang dipandang sebagai saingan baru bagi lembaga keuangan pimpinan Barat, seperti Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan Dana Moneter Internasional (IMF).

AIIB – yang telah resmi didirikan pada Desember lalu, diluncurkan dalam sebuah upacara mewah yang dipimpin oleh China. Peresmian Bank Investasi Infrastruktur Asia itu digelar di Wisma Tamu Negara, Diaoyutao Beijing. Presiden Xi Jinping menyampaikan pidato dalam upacara peresmian tersebut. (Baca juga: Presiden China, Xi Jinping; Tata Kelola Global Harus Dinikmati dan Dibangun Bersama-Sama)

Presiden China itu menekankan bahwa melalui upaya bersama berbagai anggota, AIIB pasti dapat menjadi bank pembangunan multilateral tipe baru abad ke-21 yang professional, berefisiensi dan bersih, serta menjadi platform baru pembentukan komunitas senasib manusia, memberikan sumbangan baru dalam mendorong pembangunan dan kemakmuran di Asia dan dunia, dan menjadi tenaga baru dalam memperbaiki pembenahan ekonomi global. (Baca juga: Saatnya Akhiri Hegemoni Dolar)

Xi Jinping menunjukkan, pada bulan Oktober 2013, China mengemukakan prakarsa pembentukan AIIB dan dalam waktu singkat sekitar 2 tahun, hal ini telah menempuh bersama sebuah proses yang luarbiasa. Berbagai anggota menunjukkan sikap kooperatif yang terbuka dan bertoleransi, aksi pragmatis yang mengupayakan pembangunan bersama, dan semangat professional yang baku dan berefisiensi.

Inisiatif peluncuran ini dipandang sebagai bagian dari upaya Beijing untuk mengubah aturan tidak tertulis pembangunan keuangan global.

AIIB diciptakan untuk berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur di kawasan Asia-Pasifik. Pada bulan Oktober 2014, Perjanjian pendirian bank ditandatangani oleh 21 negara. (Baca juga: Galakkan Transaksi Rubel-Yuan, Rusia-China Ubah Keuangan Dunia)

Pada pertengahan tahun, perjanjian itu telah ditandatangani oleh 50 anggota pendiri dalam organisasi keuangan. Sejauh ini, 17 anggota telah meratifikasi perjanjian.

Meskipun ada penentangan dari Washington, banyak sekutu AS termasuk Australia, Inggris, Jerman, Italia, Filipina dan Korea Selatan telah sepakat untuk bergabung dengan AIIB, menunjukkan pengakuan atas tumbuhnya pengaruh ekonomi China di dunia. (ARN)

About ArrahmahNews (12489 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: