News Ticker

Wakil PM Turki Telanjangi Kemunafikan Ankara

17 Januari 2016

ANKARA, ARRAHMAHNEWS.COM – Wakil Perdana Menteri Turki meminta pemerintah Jerman untuk meningkatkan keterlibatan militer di Suriah, Ia mengklaim bahwa langkah itu dapat membendung aliran pengungsi ke Eropa. [Baca juga; Rusia: Turki Lakukan Permainan Terselubung di Suriah]

“Jika Jerman dan negara Eropa lainnya ingin menghentikan masuknya pengungsi, mereka harus menghentikan pemboman yang dilakukan oleh pasukan Suriah dan Rusia terhadap oposisi Suriah, ” kata Mehmet Simsek dalam sebuah wawancara dengan koran Jerman Die Welt , pada Sabtu (16/01). [Baca juga; Ankara Tuduh Moskow Karena Rusia Tangkap Basah Turki Selundupkan Minyak ISIS]

Pernyataan itu dikeluarkan setelah 10 wisatawan Jerman tewas dalam serangan bom di Istanbul, Turki. Serangan teroris itu dituduhkan pada teroris Takfiri ISIS, sementara ISIS sendiri tidak mengeluarkan pernyataan tanggung jawab atas serangan tersebut.

Simsek juga mengklaim bahwa sumber kekacauan di Suriah adalah disebabkan oleh pemerintah Suriah sendiri” yang menolak untuk mengotorisasi reformasi demokratis dan adanya oposisi”.

Sejak Maret 2011, ratusan ribu warga Suriah telah melarikan diri dari gejolak di negara itu. Sedangkan Barat dan beberapa sekutunya di wilayah, justru mendukung pembantaian warga sipil di Suriah, yang sejauh ini telah merenggut nyawa lebih dari 250.000 orang.

Pasukan Suriah telah memerangi militan, terutama teroris ISIS, di seluruh negeri. Mereka baru-baru ini membuat kemajuan pesat terhadap teroris dalam operasi yang didukung oleh angkatan udara Rusia, yang dimulai pada 30 September tahun lalu atas permintaan pemerintah Damaskus. (Baca juga: Operasi Khusus Pasukan Suriah Tewaskan Para Pimpinan Kelompok Teror)

Selama beberapa minggu terakhir, Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem telah menegaskan kesiapan untuk berpartisipasi dalam pembicaraan damai mendatang di Jenewa untuk mengakhiri krisis di Suriah.

Sementara itu, Simsek mengaku bahwa Ankara sedang melakukan upaya untuk melawan ISIS, dan menambahkan bahwa kelompok teroris ISIS adalah bahaya besar bagi kita. (Baca juga: Assad : Turki Nyawa ISIS)

Sementara bukti-bukti menunjukkan bahwa Ankara di antara para pendukung utama kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di Suriah.

Turki juga telah dalam berbagai kesempatan terlibat dalam perdagangan minyak ilegal dengan ISIS.

Rusia baru-baru ini telah merilis gambar dan video yang menunjukkan pergerakan kapal tanker minyak dari daerah yang dikuasai oleh ISIS menuju Turki. (Baca juga; Sopir-Sopir Minyak ISIS Berkebangsaan Turki). (ARN/AU/PTV)

About ArrahmahNews (12501 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: