News Ticker

Lieberman; Setelah Kesepakatan Nuklir Kami Seperti Macan Kertas

19 Januari 2016

TEL AVIV, ARRAHMAHNEWS.COM – Meski pemerintahan Zionis Benjamin Netanyahu mencegah menteri-menterinya untuk menyampaikan pernyataan dan komentar terkait berlakunya kesepakatan nuklir Iran. Namun tetap saja ia tidak bisa membungkam suara-suara dari pengakuan kegagalan di hadapan Teheran dalam melawan program nuklirnya. (Baca juga: Israel Terisolasi Dengan Isu Nuklir Iran)

Bisa jadi kata-kata mantan menteri luar negeri Israel, Avigdor Lieberman mewakili pernyataan sikap Israel yang tersirat.

Lieberman mengatakan saat merespon  pertanyaan “Pelajaran yang kita dapat adalah kurangnya distribusi laporan …Kami telah seringkali berbicara semua opsi tersebut di atas meja, kami telah mengatakan bahwa kami akan menghentikan kesepakatan di Kongres dan Senat, namun pada akhirnya, semua orang melihat: anjing yang menyalak tidak menggigit, kita benar-benar gagal dalam hal ini bagaikan macan kertas”. (Baca juga: Iran “Lebaran” Sukses Dalam Kesepakatan Nuklir)

Pada gilirannya, media Israel juga menggambarkan pengakuan Tel Aviv akan kegagalannya, di mana surat kabar Yediot Aharonot menunjukkan kegagalan diplomasi Israel dengan menyebutkan “pencabutan sanksi terhadap Iran adalah kegagalan yang nampak jelas bagi Israel”.

Ditambahkan “dalam hal siapa yang beruntung dan siapa yang merugi dalam kesepakatan itu, maka tanpa ragu Iran adalah pemenang terbesar. Di sisi lain, Israel dan dunia bisa dianggap berada di pihak yang kalah”.

Sementara itu, saluran pertama TV Israel menganggap bahwa “pencabutan sanksi terhadap Iran merupakan pukulan kuat bagi Israel”, dan mantan penasehat keamanan nasional untuk Netanyahu, Uzi Arad, mengatakan kepada Radio Tentara bahwa “penolakan Israel terkait kesepakatan Iran telah melemahkan kemampuan mereka dalam memberikan tekanan terhadap Obama, Presiden dari demokrat yang percaya bahwa Netanyahu berdiri di barisan lawan partai Republik”, ia juga menyatakan keyakinannya bahwa “diplomasi Iran menang dan ini sangat memalukan”. (Baca juga: KEMENANGAN GEMILANG…Pencabutan Sanksi Internasional Atas Iran Diumumkan)

Komentator urusan politik di koran Yediot Aharonot Shimon Schiffer mengejek pernyataan Netanyahu kemarin di awal sesi rapat pemerintah mingguan di mana dia mengatakan bahwa Israel akan menindaklanjuti pelaksanaan Iran terkait ketentuan kesepakatan.

Menurut Scheffer “jika ini terjadi di negara selain Israel maka kita akan mati karena tertawa”. (ARN/AS/Ahed)

About ArrahmahNews (12511 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: