News Ticker

Mufti Suriah ‘Syaikh Adnan’: Kisah Mengharukan, Pentingnya Nilai Sebuah Negara

19 Januari 2016,

PEKALONGAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Syaikh Adnan Al-Afiyuni adalah salah satu tamu undangan dalam Konferensi Ulama Thariqah yang digelar di Pekalongan dengan tema besar Bela Negara. Syaikh Adnan adalah mufti madzhab Syafi’i di Suriah, negara yang sampai sekarang masih dilanda konflik. Pada kesempatan kehadiran beliau di Konferensi Ulama Thariqah, Syaikh Adnan memaparkan makalah tentang seberapa pentingnya Bela Negara. Di sela-sela pemaparan beliau, ada kutipan yang menggetarkan dari Syaikh Adnan, dikutip dari media Habiblutfi.net (19/01).

“Ketika seseorang melihat tanah airnya mengalirkan airmata darah, burung gagak mengintai bersiap untuk berpesta memakan bangkai-bangkai manusia akibat peperangan. Dengan keyakinan penuh ia akan memahami dan menyadari betapa pentingnya nilai sebuah negara.” (Baca juga: Habib Lutfi: Bela Negara Jurus Ampuh Lawan Paham Radikal)

“Ketika seseorang melihat saudara sebangsanya berlarian tercerai-berai ke berbagai belahan dunia, mencari makan dengan penuh kehinaan, tidur beralas ketidakberdayaan dan sehari-hari menelan kepahitan serta menahan kesabaran. sungguh ia akan memahami dan menyadari bagaimana pentingnya nilai sebuah negara.” (Baca juga: Kyai Said: TNI dan Santri Harus Menyatu Lawan Radikalisme Dalam Bela Negara)

“Ketika seseorang sudah tidak dapat lagi mendengarkan canda dan tawa, riang gembira dan kebahagiaan anak-anak dan sudah tidak dapat mendengarkan kicauan merdu suara burung-burung yang berganti dengan suara desingan martir dan peluru. sungguh ia akan memahami dan menyadari betapa pentingnya nilai sebuah negara.”

“Ketika seseorang sudah kehilangan asa dan harap. merasa hampa karena kehilangan semangat hidup dan masa depan serta kehilangan cahaya  kebahagiaan, sungguh ia akan memahami dan menyadari dengan penuh keyakinan hati dalam dirinya bagaimana pentingnya nilai sebuah Negara”. (ARN)

About ArrahmahNews (12485 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: