News Ticker

MSF: Dibom Terus Menerus, Jadikan Warga Yaman Hindari Berobat ke Rumah Sakit

21 Januari 2016

SANA’A, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemboman terus menerus terhadap fasilitas kesehatan di Yaman telah menciptakan kondisi di mana penduduk setempat takut dan mencoba untuk menghindari rumah sakit untuk urusan apapun. Hal ini diungkapkan pihak MSF yang mengatakan bahwa lebih dari 100 fasilitas telah mendapat serangan sejak intervensi yang dipimpin Saudi.

Seminggu setelah rudal menghantam rumah sakit Sahara di Yaman, menewaskan enam orang dan melukai tujuh orang, warga Yaman mencoba untuk mengunjungi fasilitas medis hanya dalam kasus-kasus genting dan darurat saja, hal ini dikarenakan mendatangi fasilitas medis manapun dipandang oleh penduduk setempat sebagai ancaman bagi hidup mereka. (Baca juga: Rusia; Kejahatan Saudi di Yaman Sangat Mengerikan)

“Orang-orang masih menganggap rumah sakit sebagai target (musuh) dan berusaha untuk menghindarinya sebisa mungkin. Satu-satunya kasus yang kami terima adalah keadaan korban-korban dalam kondisi darurat dan korban massal menyusul serangan, ” ungkap Juan Prieto, koordinator umum proyek Medecins Sans Frontieres (MSF) di Yaman sebagaimana dikutip Russia Today, Selasa (19/1).

Pada tanggal 10 Januari, koalisi Saudi menghantam sebuah rumah sakit MSF DI Shiara Yaman yang sudah beroperasi sejak November 2015. Setelah kehancuran yang terjadi, dan para dokter serta perawat memberanikan diri untuk mulai lagi beroperasi disana, masyarak justru takut untuk memeriksakan diri di sana. (Baca juga: KRIMINAL PERANG…! Saudi Sekali Lagi Serang Rumah Sakit MSF di Yaman)

“Fasilitas ini dianggap sebagai tempat yang berbahaya, jangan lupa bahwa fasilitas itu telah diserang untuk ke-tiga kalinya dalam setahun terakhir,” tegasnya.

Prieto mengatakan bahwa kasus Shiara hanyalah salah satu di antara ratusan fasilitas medis yang menderita kerugian besar sebagai akibat dari konflik yang sedang berlangsung di negara yang diinvasi oleh Arab Saudi dan koalisinya dengan serangan udara bertubi-tubi semenjak bulan Maret tahun lalu. (Baca juga: Saudi Serang Rumah Sakit MSF di Yaman)

“Kami telah mengidentifikasi setidaknya ada 130 fasilitas yang langsung terkena dampak konflik, terkena rudal diluncurkan baik dari darat atau dengan serangan udara,” kata Prieto.

Sebagai hasil dari pemboman terus-menerus, pelayanan medis di seluruh negeri telah terganggu. Pemboman itu juga telah menciptakan “bencana” medis di negara yang dilanda perang tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (12475 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: