Saudi Bayar Mahal Atas Permainan Judinya

21 Januari 2016,

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Majalah Times dalam laporannya menekankan bahwa permainan Arab Saudi dalam menekan harga minyak dapat berdampak pada perekonomian dunia. (Baca juga: Rusia dan Iran Resmi Nyatakan Perang Terhadap Saudi)

Majalah Times juga menyebutkan Riyadh berusaha menggiring para pesaingnya bangkrut sebagai produsen minyak, dan tidak peduli dampak apa yang akan dihadapi dunia dari tindakan yang mereka ambil.

“Pada masa-masa sebelumnya, Keluarga kerajaan Saudi selalu mempertahankan politik tradisional dan konservatif. Namun, sewaktu Salman bin Abdulaziz menjadi Raja atas kekuasaan yang dimilikinya, ia mengubah kebijakan dan mengambil jalan yang berbahaya”, tulis majalah Times. (Baca juga: Pendapatan Minyak Menurun Serta Defisit Anggaran Saudi Sebabkan Para Buruh Mogok Kerja)

Majalah itu juga menyinggung bahwa Raja Salman menggunakan minyak sebagai bagian dari ekonomi dan peta geopolitik dalam rangka menghancurkan pesaingnya, seperti Iran dan Rusia.

Majalah itu juga menekankan bahwa Arab Saudi sengaja menurunkan harga minyak per-barel hingga 30 dolar, atau mengalami penurunan sebesar 70% dari harga minyak pada tahun 2014. (Baca juga: Bursa Saham Arab Saudi Anjlok Menyusul Pemutusan Hubungan Dengan Iran)

Majalah Times di akhir laporannya menyatakan bahwa apa yang sedang dimainkan Arab Saudi akan dibayar mahal oleh mereka sendiri, seperti ketidakmampuan mereka dalam membayar hak-hak tentara yang sedang berperang di Yaman, dan pencabutan subsidi di berbagai sektor. Bahkan dampak itu akan berimbas pada perekonomian dunia. (ARN/AU/ALM)

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: