News Ticker

The Independent; Mesin Pembunuh Bernama “ISIS”

22 Januari 2016

BAGHDAD, ARRRAHMAHNEWS.COM – Penulis Sam Masters dalam sebuah artikelnya yang berjudul “Mesin Pembunuh ISIS” dalam surat kabar Inggris “The Independent” mencantumkan beberapa laporan PBB yang mengungkapkan bahwa “ISIS telah mengeksekusi sembilan warga sipil dengan cara dilindas dengan tank hingga tubuh mereka remuk dan rata dengan tanah di Mosul”.

Artikel tersebut menunjukkan bahwa “di antara sembilan orang itu, terdapat seorang tentara Irak dan seseorang yang dituduh bekerja untuk orang-orang Kurdi.”

Ditambahkan bahwa “setelah lebih dari setahun mereka mengontrol banyak daerah di Anbar, teroris ISIS mulai kehilangan kontrol atas wilayahnya setelah pasukan Irak melakukan operasi besar-besaran, bersamaan dengan semakin meningkatnya mesin pembunuh yang mereka gunakan”. (Baca juga: Mantan Mufti Besar Mesir: Bid’ah Ibnu Taimiyah Menelorkan ISIS)

Penulis laporan itu menunjukkan bahwa “sembilan orang yang dibunuh dengan cara dilindas tank adalah termasuk dari 18,802 orang yang dibunuh oleh teroris ISIS selama dua tahun terakhir”.

Ia mencatat bahwa 3,855 orang telah dibantai, meningkat 15 persen dari jumlah orang yang dibunuh antara bulan Desember dan April. Selain itu teroris ISIS menawan 3.500 orang saat musim panas lalu dan sebagian besar dari mereka adalah warga Yazidi.

Sebuah sumber yang mengutip dari PBB menyebutkan bahwa “organisasi teroris itu mulai mengeksekusi mati elemen-elemennya mereka sendiri karena menolak untuk bertempur atau melanggar perintah.” (Baca juga: Kenapa ISIS Akui Serangan di Indonesia dan Tidak di Turki?)

Penulis itu mengatakan bahwa “organisasi teroris itu memajang mayat para elemen yang telah dieksekusi mati untuk menakut-nakuti yang lainnya agar mematuhi perintah.”

Sumber itu juga menyebutkan bahwa “organisasi teroris mengeksekusi mati 34 anggotanya setelah dituduh melakukan makar”, dan menambahkan bahwa “pada tanggal 21 Juli, ISIS menculik ratusan anak-anak di Mosul, mereka dipaksa untuk melakukan latihan militer dan jika menolak maka akan dihukum dengan cara disiksa atau dibunuh.”

Di akhir artikelnya ia mengatakan bahwa “kelompok teroris ISIS telah menculik 900 anak”, ia juga menyebutkan bahwa pada 21 Juni mereka mengadakan lomba hafalan Al-Quran di Mosul dan tiga pemenang pertama mendapatkan hadiah seorang wanita yang akan memberikan layanan seks kepada mereka. (ARN/AU/Addiyar)

About ArrahmahNews (12475 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: