Rusia Bentuk Empat Divisi Militer Baru Untuk Tanggapi Latihan NATO

23 Januari 2016

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Rusia mengatakan akan membuat empat divisi militer baru tahun ini dalam upaya untuk memperkuat pasukan militer di tengah meningkatnya latihan yang dilakukan oleh NATO.

Angkatan Darat Rusia Komandan Jenderal Oleg Salyukov, pada Jumat (22/01) berencana membentuk divisi di wilayah barat dan tengah negara itu pada tahun 2016. “Pembentukan divisi ini adalah untuk menanggapi peningkatan intensitas latihan antara negara-negara anggota NATO yang terus terlihat baru-baru ini,” kata Salyukov. (Baca juga: Pasukan Hantu Rusia “Spetsnaz” Ancaman Menakutkan Bagi Turki)

Salyukov juga mengumumkan bahwa militer Rusia akan mengambil bagian dalam tujuh latihan internasional tahun ini. Ia mengatakan latihan militer bersama Pakistan dan latihan bersama Vietnam, akan diadakan dalam ” konteks interaksi dengan mitra asing kami di 2016.”

Rusia telah lama dianggap ancaman oleh NATO, dan atas dasar itu Eropa dan Barat memberlakukan sanksi berat terhadap Rusia.

Awal tahun ini, Presiden Rusia Vladimir Putin akan menandatangani dokumen pertahanan strategi yang menyatakan NATO ancaman bagi keamanan nasional Rusia.

Putin menandatangani dokumen untuk menanggapi peningkatan kehadiran militer oleh NATO di Eropa Timur dan Baltik. Koalisi militer Barat telah meningkat kehadiran pasukan dan peralatan di Polandia dan negara-negara Baltik untuk mencegah ancaman yang dituduhkan pada Rusia. Montenegro, mantan negara blok Soviet, juga telah diundang untuk bergabung dengan NATO. (Baca juga: Pasukan Hantu Rusia Memasuki Suriah, Teroris ISIS Makin Ketakutan)

Hubungan antara Rusia dan NATO tegang setelah Crimea diintegrasikan ke Federasi Rusia menyusul referendum pada 16 Maret 2014.

Amerika Serikat dan sekutu Eropanya menuduh Moskow mendestabilisasi Ukraina dan telah memberlakukan sejumlah sanksi terhadap tokoh Rusia dan pro-Rusia. Moskow, bagaimanapun menolak campur tangan dalam krisis Ukraina. (ARN/AU/PTV)

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: