News Ticker

Analis; Monarki Saudi Eksis Karena Dukungan AS

24 Januari 2016,

WASHINGTON, ARRAHMAHNEWS.COM – Amerika Serikat dukungan atas agresi Arab Saudi di Yaman hanyalah usaha Washington untuk menjaga sekutu penting di Timur Tengah, kata seorang komentator politik Amerika.

“Dunia tahu bahwa kampanye pengeboman yang dilakukan oleh Arab Saudi telah menewaskan ribuan warga sipil tak berdosa pada bulan September dan Oktober,” kata Brian Becker pada hari Sabtu.

Berbicara pada konferensi pers pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir bersama Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menegaskan dukungan Washington atas agresi Riyadh di Yaman, dan mengatakan keputusan Saudi untuk meluncurkan serangan udara di Yaman bertujuan untuk melemahkan gerakan revolusi Ansarullah di Yaman. (Baca juga: Antara Haramain dan Kerajaan Monarki Arab Saudi)

Becker mengatakan, bagaimanapun “Amerika Serikat mendukung pemboman Saudi atas rakyat miskin Yaman … dekungan tersebut tidak lain adalah upaya pemerintah AS untuk mempertahankan monarki Saudi sebagai sekutu utama di [Persia] Gulf . Monarki Saudi tidak mungkin ada selama puluhan tahun tanpa dukungan dari Amerika Serikat”.

Serangan militer Arab Saudi terhadap Yaman, yang dimulai pada akhir Maret, sejauh ini telah merenggut nyawa lebih dari 8.270 orang dan melukai lebih dari 16.000 orang lain. (Baca juga: TERUNGKAP! Putra Mahkota Saudi Siksa Sheikh Nimr Sebelum Eksekusi)

Serangan yang dimaksudkan untuk melemahkan gerakan Ansarullah dan mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi.

Pejuang Ansarullah menguasai ibukota Yaman, Sana’a, pada bulan September 2014 dan saat ini menguasai sebagian besar negara. Mereka mengatakan mantan presiden buronan tidak mampu menjalankan urusan negara, bahkan korupsi dan teror semakin marak dan merajalela. (ARN/AU/PTV)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Masjidil Haram Dirampas Wahabi Saudi | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: