News Ticker

Perseteruan Dua Putra Mahkota Memanas, China Tak Bisa Temui Putra Mahkota Bin Nayef

24 Januari 2016

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Sumber-sumber mengungkapkan pada hari Sabtu bahwa delegasi China kecewa dengan kunjungannya ke Riyadh setelah gagalnya pertemuan antara Putra Mahkota Saudi dan Menteri Dalam Negeri, Mohammed bin Nayef dan Presiden Xi Jinping.

“Prihatin tentang operasi kelompok teroris di kawasan, Presiden China tertarik mengadakan pertemuan dengan putra mahkota Saudi yang juga bertanggung jawab atas keamanan dalam negeri kerajaan itu yang saat ini menjabat sebagai menteri dalam negeri (Muhammad bin Nayef), tapi pengaturan untuk pertemuan itu gagal,” ungkap sumber tersebut, Sabtu (23/1) kemarin. (Baca juga: KONFLIK MEMANAS.. Bin Nayef Ajak Para Ketua Suku Cegah Bin Salman Naik Tahta)

Di hari pertama kunjungannya ke Riyadh pada 19 Januari, Presiden Xi bertemu dengan Wakil Putra Mahkota Mohammad bin Salman yang juga Menteri Pertahanan Arab Saudi.

Presiden Xi Jinping juga bertemu Raja Saudi Salman di Riyadh dan kemudian meresmikan kilang milik bersama di Yanbu Industrial City di Laut Merah, Rabu (20/1). (Baca juga: Penyakit Pikun Raja Salman Makin Parah, Situasi Internal Kerajaan Memanas)

Sumber itu mengatakan pengaturan untuk pertemuan dengan putra mahkota gagal karena perbedaan internal dan persaingan antara Mohammed bin Nayef dan wakilnya Mohammad bin Salman sang anak Raja yang memiliki aspirasi tinggi untuk menggulingkan pangeran mahkota dan menggantikannya. (Baca juga: Memanasnya Konflik Bin Salman Versus Bin Nayef)

Walaupun persaingan ketat selalu terjadi di keluarga kerajaan Riyadh dalam beberapa tahun terakhir, tapi kedua pangeran tersebut sekarang seperti belomba unjuk gigi satu sama lain karena kondisi kesehatan Raja yang sakit dilaporkan memburuk. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Comments on Perseteruan Dua Putra Mahkota Memanas, China Tak Bisa Temui Putra Mahkota Bin Nayef

  1. Arab Saudi yang rapuh dan berkonflik bisa menjadi faktor ketidak stabilan ditimur tengah. Memang hanya demokrasi yang kokoh menjadi jaminan tata kelola pemerintahan yang baik.

  2. Ali Zainal Abidin // Jan 24, 2016 at 12:14 pm // Balas

    Sunatullahu…Yg hak semakin jaya…yg batil hancur !!!!

  3. Insan Alam // Jan 24, 2016 at 1:28 pm // Balas

    Persaingan antar pangeran dgn kekuatan duit dan pasukan, berebut kekuasaan politik klan Bani Saud, besar kemungkinan akan menghancurkan klan Bani Saud, dan instabilitas Timteng yg menjurus perang dukungan politik dan pasukan militer. Nafsu kekuasaan… Naudzubillah mindzalik..

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: