News Ticker

Iran-Italia Tandatangani Perjanjian Kerjasama Senilai 17 Milyar Euro

27 Januari 2016,

WASIHNGTON, ARRAHMAHNEWS.COM – Iran dan Italia telah menandatangani kontrak multi-miliar dolar yang meliputi berbagai sektor termasuk kesehatan, transportasi, pertanian dan energi.

Kontrak, senilai 17 miliar euro (USD 18,4 miliar), telah ditandatangani dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Presiden Iran Hassan Rouhani dan rekan Italia-nya Sergio Mattarella di Roma pada Senin malam.

Sebelum upacara, Reuters melaporkan bahwa kontrak pipa senilai 3,6-4,6 euro (Rp 4-5 milyar) untuk kelompok jasa minyak Italia Saipem. Saham perusahaan melonjak 18,5 persen pada Senin. (Baca juga: Tour Presiden Iran Tancapkan Pengaruh di Eropa)

Selain itu, perusahaan baja Italia Danieli mengatakan akan menandatangani perjanjian komersial senilai 5,7 miliar euro (USD 6,1 milyar) dengan Iran. Perusahaan infrastruktur Condotte d’Acqua juga dijadwalkan akan menandatangani kesepakatan senilai empat miliar euro (USD 4,3 miliar).

Setelah upacara penandatanganan, Rouhani dan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi mengadakan konferensi pers bersama.

Presiden Iran mengatakan, “kami menawarkan investor Italia dan kesempatan Eropa untuk membangun diri di seluruh wilayah.”

Sementara Renzi mengatakan perjanjian bisnis yang ditandatangani Italia dengan Iran hanya awal kerjasama antara kedua negara. “Kami telah menandatangani kesepakatan pertama, dan kami akan menandatangani kesepakatan-kesepakatan berikutnya”.

Perdana menteri Italia juga mencatat bahwa ia telah membahas perang melawan teroris ISIS dan cara untuk mengakhiri perang di Suriah dengan presiden Iran. “Jika kita bisa mencapai kesepakatan tentang masalah nuklir, kita juga dapat menemukan solusi untuk krisis Suriah. Kami bisa dan kita harus.”

Presiden Iran tiba di Italia pada hari Senin di leg pertama perjalanan ke tiga kota di Eropa menyusul pelaksanaan perjanjian nuklir antara Tehran dan P5 + 1 kelompok negara.

Rouhani meninggalkan Teheran bersama delegasi tingkat tinggi, yang mencakup pejabat pemerintah, pengusaha Iran. Dia awalnya disambut oleh Menteri Luar Negeri Italia Paolo Gentiloni di internasional Rome Ciampino dan kemudian secara resmi disambut oleh Presiden Mattarella. (ARN/AU/PTV)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: