News Ticker

TEGAS! Guru Radikal Pelarang Hormat Bendera Dicabut Hak Mengajarnya

26 Januari 2016

SITUBONDO, ARRAHMAHNEWS.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, membebastugaskan atau mencabut hak mengajar SS, seorang guru dengan status pegawai negeri sipil di sebuah sekolah dasar, karena melarang muridnya menghormat pada bendera. (Baca juga: Prof Sumanto Al Qurtuby: Cintailah Bangsa Sendiri Bukan Mencintai Bangsa Lain)

“Oknum guru itu langsung kita tarik ke kantor unit pelayanan tehnis di dinas pendidikan, yakni di Kecamatan Banyuputih. Sebagai bentuk sanksi SS saat ini dilarang mengajar dan kami tugaskan menjadi staf UPTD,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Situbondo Fathorrahman di Situbondo, Sabtu (23/1/2016).

sungkem
SS diketahui melarang muridnya hormat kepada bendera Merah Putih saat upacara bendera setiap Senin serta juga mengajarkan muridnya agar tidak bersalaman atau sungkem kepada orang tua mereka. (Baca juga: Sistem Khilafah dan Wahabi Anti Pancasila

)

Kepala Dinas Pendidikan Situbondo mendapat laporan ulah oknum guru di SDN 3 Banyuputih berinisial SS itu. Pihaknya langsung memanggil oknum guru tersebut guna menindaklanjuti laporan dari UPTD, karena ulahnya sudah meresahkan guru dan para wali murid. (Baca juga: Lecehkan Pancasila! HTI Pro Khilafah Digeruduk Warga dan Ormas)

“Oknum itu selain melarang siswanya hormat bendera, juga melarang anak didiknya untuk bersalaman dan sungkem kepada orang tua,” kata Fathor. (ARN)

Sumber: ANTARA Jatim

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

6 Comments on TEGAS! Guru Radikal Pelarang Hormat Bendera Dicabut Hak Mengajarnya

  1. Mana berani !!!

  2. Status pns-nya gimana ?

  3. tidak layak jadi PNS / ASN

  4. Koplak.. Mngkn ilmunya tergerus setelah ikutin aliran wahaboy…

  5. Harus di pecat jg dr PNS.Tetap aja nanti bs berulah lg kalo tdk di pecat.

  6. pecat aja sekalian..

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: