News Ticker

Menteri Pertahanan Israel; Turki Beli Minyak ISIS

27 Januari 2016,

TEL AVIV, ARRAHAHNEWS.COM – Rezim Israel, salah satu pendukung setia teroris di Suriah dan Irak, mengatakan Turki telah menyediakan uang untuk para teroris Takfiri yang beroperasi di Suriah dan Irak melalui perdagangan minyak dengan mereka. (Baca juga: Politikus Senior Turki; Erdogan Benar Terlibat Dalam Perdagangan Minyak ISIS)

“Seperti yang Anda tahu, ISIS menikmati uang Turki dengan penjualan minyak dalam kurun waktu yang sangat lama”, Menteri Urusan Militer Israel, Moshe Yaalon kepada wartawan di ibukota Yunani Athena pada Selasa (26/01). (Baca juga: PENTING..! Akhir Erdogan, Rusia Beberkan Bukti Sang Presiden Terlibat Pembelian Minyak Curian ISIS)

Sebelumnya, Rusia merilis foto-foto yang menunjukkan truk-truk tangki yang memuat minyak ISIS bergerak dari Suriah dan Irak ke perbatasan Turki. Ankara membantah adanya penyelundupan minyak oleh teroris ISIS yang mengontrol ladang minyak di Suriah dan Irak. (Baca juga: Putra Erdogan Jalankan Bisnis Haram Penjualan Minyak Curian ISIS)

Yaalon juga mengatakan Turki telah mengizinkan para teroris “dari Eropa memasuki Turki untuk menyebrang ke Suriah dan Irak, sebagai bagian dari jaringan teroris ISIS”. Sementara itu, menurut sejumlah laporan rezim Tel Aviv juga mendukung para teroris untuk memerangi Presiden Suriah Bashar Assad.

Israel telah mendirikan rumah sakit di dekat perbatasan dengan Suriah untuk mengobati para militan yang terluka di medan perang. Penduduk setempat di wilayah dataran tinggi Golan juga pernah mencegat kendaraan ambulan Israel yang sedang mengangkut militan yang terluka di jalan antara gunung al-Sheikh dan desa Majdal Sham. (Baca juga: Janji Rusia Ditepati, Jet Tempur Kremlin Hancurkan Tangker Minyak Selundupan ISIS : Video)

Baru-baru ini, Israel dan Turki mencapai kesepakatan awal untuk menormalkan hubungan menyusul insiden pada 2010 di mana pasukan Israel menyerbu kapal bantuan Turki Mavi Marmara, yang sedang dalam perjalanan untuk memberikan bantuan ke Palestina di Jalur Gaza yang terkepung, hingga menewaskan beberapa aktivis.

Pada awal Januari, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Ankara dan Tel Aviv harus memperbaiki hubungan mereka, dan mengatkan “Israel sangat membutuhkan sebuah negara seperti Turki di kawasan. Dan kita juga harus menerima bahwa kita perlu Israel. Ini adalah realitas di kawasan”. (ARN/AU/ALM)

About ArrahmahNews (12475 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: