News Ticker

MSF; Pembelaan Inggris Atas Kejahatan Saudi di Yaman Lecehkan Kemanusiaan

27 Januari 2016

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Direktur Medicens Sans Frontiers “Dokter Tanpa Batas” menyatakan bahwa koalisi pimpinan Saudi dalam invansinya ke Yaman tidak menghormati dan menghargai hukum internasional, dan menambahkan, “Pembelaan Menteri Luar Negeri Inggris atas kejahatan Saudi di Yaman, adalah sebuah penghinaan terhadap kemanusiaan”.

Raquel Ayora dalam pernyataannya terkait serangan Saudi atas tiga rumah sakit MSF di Yaman, mengatakan bahwa invansi atas negara miskin Yaman telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang sangat memperihatinkan. Bukti-bukti menunjukkan bahwa rumah sakit dan balai-balai pengobatan serta fasilitas RS tidak aman dari serangan Saudi. Kami tiap hari menyaksikan konsekuensi bencana situasi ini yang menimpa masyarakat miskin Yaman.

Ayora juga menekankan, “tidak ada satu pun yang aman dari serangan Saudi. Apalagi rumah sakit yang jelas-jelas berada di bawah perlindungan hukum humaniter internasional tetap menjadi target pesawat-pesawat tempur Saudi”.

Dia juga menyatakan penyesalannya atas penyataan Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond yang menolak semua bentuk pelanggaran Saudi terhadap hukum humaniter internasional di Yaman, dan menambahkan, “ini sebuah penghinaan dan pelecehan nyata”.

Ayora juga menegaskan bahwa organisasi dokter tanpa batas (MSF) akan meminta kepada organisasi kemanusiaan internasional untuk melakukan penyelidikan independen terkait serangan ke rumah sakit MSF, untuk fakta-fakta yang sebenarnya.

Sementara itu, Para ahli di PBB telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk melakukan “penyelidikan atas laporan pelanggaran hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia di Yaman, untuk mengidentifikasi pelaku pelanggaran tersebut,” AFP melaporkan pada hari Selasa.

Laporan itu juga menambahkan bahwa pesawat tempur Saudi telah melakukan 120 serangan mendadak, yang melibatkan serangan udara ke kamp-kamp pengungsi, pernikahan, bus, fasilitas medis, rumah sakit, daerah pemukiman, masjid, pasar, pabrik, gudang makanan, sekolah dan bandara.

Arab Saudi telah mulai agresi militer terhadap Yaman pada akhir Maret tahun lalu. Serangan itu, dimaksudkan untuk melemahkan gerakan Ansarullah dan mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden buronan, Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi.

Perang yang dikobarkan Arab Saudi telah merenggut nyawa 8.300 orang dan lebih dari 16.000 lainnya terluka sejak serangan dimulai. [ARN/AU/AM]

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: