News Ticker

Presiden Iran Bertemu Paus Francis di Vatikan

27 Januari 2016,

ROMA, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Iran Hassan Rouhani mengadakan pertemuan dengan Paus Francis di Vatikan sebagai bagian dari tur tiga kaki di Eropa.

Pertemuan itu diadakan di balik pintu tertutup pada Selasa (26/01) pada hari kedua perjalanan Rouhani yang telah membawanya ke ibukota Italia Roma. (Baca juga: Iran-Italia Tandatangani Perjanjian Kerjasama Senilai 17 Milyar Euro)

Dalam pertemuan 40 menit, kedua belah pihak membawa nilai-nilai spiritual umum dan menyoroti hubungan baik antara Tahta Suci dan Iran.

Mereka juga membahas langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Vatikan untuk mempromosikan martabat manusia dan kebebasan beragama di Iran.

Paus menyerukan Iran dan negara-negara regional lainnya untuk menemukan solusi politik untuk masalah yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan memerangi penyebaran terorisme serta pasokan senjata kepada kelompok teroris yang beroperasi di wilayah tersebut.

Rouhani dan Paus menyoroti pentingnya dialog antar agama dan tanggung jawab komunitas agama dalam mempromosikan rekonsiliasi, toleransi dan perdamaian. Rouhani juga menghadiakan Paus dengan karpet Persia “handwoven” bersama dengan buku ilustrasi oleh pelukis ternama Iran Mahmoud Farshchian. (Baca juga: Tour Presiden Iran Tancapkan Pengaruh di Eropa)

Menurut kantor kepresidenan Iran, Rouhani dan Paus mengatakan agama samawi mempromosikan perdamaian dan menghindari kekerasan dan ekstremisme. Mereka mengimbau negara-negara dunia untuk melakukan upaya komprehensif untuk membangun perdamaian global.

Kedua belah pihak dan organisasi internasional mendesak untuk membantu meringankan penderitaan manusia dan dengan cepat menghentikan perang dan bentrokan.

Juga pada hari Selasa (26/01), Presiden Iran mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Vatikan dan membahas perkembangan terbaru regional dan internasional.

Pertemuan antara Paus dan Presiden Rouhani adalah yang pertama kali sejak tahun 1999 ketika Paus Yohanes Paulus II bertemu kemudian Presiden Iran Mohammad Khatami di Vatikan.

Rouhani tiba di Roma pada hari Senin (25/01), bersama dengan kepala delegasi lebih dari 100 pengusaha dan menteri pada leg pertama perjalanan ke tiga kota di Eropa setelah Iran dan P5+1 pada 16 Januari melaksanakan perjanjian nuklir, yang disebut Rencana Bersama Aksi Komprehensif (JCPOA), mereka capai di Wina pada Juli tahun lalu. (Baca juga: KEMENANGAN GEMILANG…Pencabutan Sanksi Internasional Atas Iran Diumumkan)

Selama tinggal di Roma, presiden Iran mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi dan rekan Italia-nya Sergio Mattarella.

Iran dan Italia pada Senin malam menandatangani kontrak multi-miliar dolar yang meliputi berbagai sektor termasuk kesehatan, transportasi, pertanian dan energi.

Kontrak, senilai hingga 17 miliar euro (USD 18,4 miliar), telah ditandatangani dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Presiden Iran dan Perdana Menteri Italia di Roma. (ARN/AU/PTV)

About ArrahmahNews (12505 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: