News Ticker

HEBOH! Diusir Iran, Kapal Perang AS Buru-buru Tinggalkan Selat Hormuz

28 Januari 2016

TEHERAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah kapal perang Angkatan Laut AS pada Rabu pagi (27/01) menerima peringatan serius dari beberapa kapal perusak Iran untuk segera menjauhkan diri dari zona latihan perang di dekat Selat Hormuz, sebuah insiden yang kembali membangkitkan ketegangan setelah Iran menangkap 10 marinir AS di Teluk Persia awal bulan ini.

Angkatan Laut Iran diketahui tengah melakukan latihan militer dalam skala besar di wilayah tersebut. Latihan perang skala besar itu mengambil kode Velayat 94. Latihan militer ini merupakan acara tahunan dan semua lini pengiriman dan kapal Angkatan Laut di wilayah ini telah diinformasikan mengenai daerah latihan tersebut. Menurut standar internasional maritim dan angkatan laut, semua kapal perang maupun kapal dagang asing diharuskan menjauhi zona latihan sedikitnya 5 mil laut jauhnya. (Baca juga: Iran Tahan Dua Kapal Angkatan Laut AS)

USS MONTEREY (CG 61), sebuah kapal kelas TICONDEROGA, berlayar dekat Selat Hormuz di mana pasukan Iran sedang melaksanakan fase utama dari Latihan Militer Velayat 94 skala besar di pinggiran Teluk Persia pada Rabu kemarin.

13941107000668_PhotoI
Menurut Komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Muda Habibollah Sayari, kapal AS itu sepertinya berencana memata-matai persenjataan dan kapal-kapal Angkatan Laut Iran. (Baca juga:Video Detik-Detik Penangkapan Angkatan Laut AS Oleh Pasukan Iran

)

”Diprediksi, kapal AS itu akan mendekati Selat Hormuz untuk mengumpulkan informasi mengenai operasi militer Iran. Oleh sebab itu, kami mengeluarkan peringatan dua kali pada pagi hari agar kapal itu menjauh dari area pengujian demi keselamatan mereka sendiri,” kata Sayyari, seperti dikutip oleh kantor berita Tasnim. Menurut Tentara Iran, kapal perang AS meninggalkan wilayah tersebut segera setelah menerima peringatan dari Iran.

“Beberapa pihak tampaknya masih tidak percaya mengenai kekuatan angkatan laut Iran, maka mereka berusaha untuk mendekati mendapatkan informasi mengenai kemajuan dan kemampuan kami,” kata sang komandan, Rabu (27/01) kemarin sebagaimana dikutip Fars News. (Baca juga: Para Marinir AS Menangis Saat Tertangkap Oleh Pasukan Garda Revolusi Iran)

Sebelumnya pada tanggal 12 Januari lalu, sepuluh pelaut AS ditahan oleh Iran. Mereka ditangkap setelah kapal yang mereka tumpangi memasuki wilayah Iran secara tidak sah. Saat itu, mereka hendak melakukan perjalanan ke Bahrain.

Mereka kemudian dibebaskan setelah diketahui jika mereka melakukan hal itu dikarenakan kapal mereka mengalami kesalahan teknis sehingga menyebabkan kesalahan navigasi. (ARN)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: