News Ticker

Bukti Baru Mengungkap Turki Dibalik Peledakan Metrojet Rusia A-321 di Mesir

29 Januari 2016,

KAIRO, ARRAHMAHNEWS.COM – Mesir dan Rusia berhasil membongkar semua pergerakan Turki yang penuh dengan tipuan dan kebohongan, yang dimulai dengan pemboman pesawat Rusia di gurun Sinai yang bertujuan untuk merusak hubungan antara Moskow dengan Kairo. Serangan pada pesawat penumpang itu menewaskan 224 orang termasuk 25 anak-anak dan 7 awak.

Pada Kamis (28/01), media Rusia melaporkan rincian baru tentang pesawat Rusia yang diledakkan hingga jatuh di Sinai. Kerjasama badan intelijen Mesir dan Rusia berhasil mengungkap fakta-fakta baru terkait pesawat A-321.

Media-media Rusia melaporkan bahwa intelijen Rusia dan Mesir mengumumkan temuan baru bahwa teroris yang meledakkan pesawat tersebut melarikan diri ke Turki. Hal itu disimpulkan setelah pihak otoritas keamanan Rusia mampu mengidentifikasi nama para dalang pemboman pesawat А-321 di Sinai. (Baca juga: Bukti Baru Mengungkap Turki Dibalik Peledakan Metrojet Rusia A-321 di Mesir)

Surat kabar “Izvestia” melaporkan bahwa para petugas keamanan Rusia berhasil mengetahui nama enam orang yang berada di belakang pemboman pesawat А-321 yang membawa para wisatawan Rusia selama perjalanannya dari Mesir ke Rusia di atas semenanjung Sinai pada 31 Oktober  2015.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa bom yang meledak di pesawat ditempatkan oleh porter yang bekerja membawa bagasi penumpang di Bandara Sharm el-Sheikh. Para pelaku meletakkannya di ruang pengiriman bagasi pesawat, kemudian mereka langsung meninggalkan bandara Sharm el-Sheikh setelah berhasil meletakkan bom dalam pesawat, dan langsung meninggalkan Mesir. (Baca juga: Kremlin Marah Kepada Majalah Charlie Hebdo yang Hina Jatuhnya Pesawat A321 Miliknya)

Tim investigasi menduga bahwa para pelaku pemboman pesawat Rusia meninggalkan Mesir ke Turki, di mana baru-baru ini mereka terlihat sedang berada di sana. (ARN/AS/Addiyar)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: