News Ticker

Independen: Senjata Inggris Untuk Membunuh Warga Sipil Yaman

29 Januari 2016

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Surat kabar “The Independent” Kamis (28/01), melaporkan bahwa penjualan senjata Inggris kepada Arab Saudi telah digunakan untuk membunuh warga sipil dan menyebabkan terjadinya pelanggaran hak asasi manusia di Yaman.

Laporan dengan judul “David Cameron dituntut untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi karena digunakan untuk pembunuhan warga sipil Yaman”, menyatakan bahwa komite bersama anggota British House of Commons sedang mempersiapkan diri untuk melakukan penyelidikan atas tuduhan yang baru-baru ini diangkat, bahwa senjata Inggris yang dijual ke Arab Saudi digunakan untuk melancarkan serangan pada tempat-tempat umum dan perumahan penduduk sipil Yaman, hingga menyebabkan ribuan warga sipil tak berdosa tewas. (Baca juga: Perang Hari ke-255, Saudi Kehilangan 60 Miliar Dolar dan 2.000 Pasukan Dalam Perang Yaman)

Komite tersebut meminta kepada Perdana Menteri David Cameron agar segera menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi karena tuduhan yang mengacu pada serangan yang menargetkan sekolah, rumah sakit, perumahan penduduk dan pasar, seperti laporan yang telah disampaikan oleh PBB.

Surat kabar tersebut menyebutkan bahwa laporan itu menegaskan penargetan warga sipil di Yaman dianggap sebagai aksi yang disengaja dan sudah direncanakan serta melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia. (Baca juga: Peran Inggris Dibalik Perang Yaman)

Surat kabar itu mengatakan bahwa Inggris memiliki beberapa penasihat militer yang bekerjasama dengan pasukan Saudi di Yaman. Hanya saja, pemerintahan Cameron menegaskan bahwa semua penasihat yang berada di sana hanya sebatas berkoordinasi dengan pasukan Saudi dan mereka tidak berurusan dalam hal penentuan target yang akan dibom. (ARN/AS/Panorama)

About ArrahmahNews (12501 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: