News Ticker

AS Tuduh Putin Korupsi, Lavrov Semprot Kerry

30 Januari 2016,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Semakin memanasnya hubungan Rusia dan AS, dan melejitnya nama Rusia dan Putin dalam kancah politik dunia, AS lakukan serangan-serangan hitamnya dengan cara sebarkan fitnah kepada Putin dengan isu terbaru bahwa dia Presiden yang Korup, namun tuduhan itu cepat mendapat tanggapan dari pemerintah Rusia, salah satunya adalah dari Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menyatakan kemarahannya kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry, selama melakukan percakapan lewat sambungan telepon. (Baca juga: Rusia Bangkit Kembali Sebagai Negara Super Power)

Hal itu terkait dengan tuduhan korupsi yang dialamatkan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Menurut Lavrov, tuduhan itu tuduhan yang kurang ajar dan telah dibuat-buat oleh pejabat senior pemerintah AS untuk melawan kepemimpinan Rusia.

“Itu menekankan bahwa rasa bersalah untuk menciptakan eskalasi ketegangan dalam hubungan bilateral di antara kedua negara sepenuhnya terletak di Washington,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dikutip dari TASS, Jumat (29/1/2016). (Baca juga: PARADIGMA DUNIA BARU: China, Iran, Rusia, Tim Terkuat Dunia)

Sebelumnya Sekretaris untuk Kejahatan Keuangan dan Terorisme Departemen Keuangan AS, Adam Szubin, dalam sebuah wawancara dengan BBC pada awal pekan ini menuding Putin telah melakukan korupsi. Pernyataan ini kemudian didukung oleh juru bicara Gedung Putih John Earnest yang menyatakan bahwa tuduhan itu mencerminkan pandangan pemerintah Presiden AS, dikutip dari Sindonews (29/01).

Pihak Kremlin pun mengatakan, Rusia tidak bisa menerima tuduhan korupsi yang dilayangkan sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS) pada Presiden Vladimir Putin. Kremlin menilai tundingan tersebut sudah keterlaluan dan menghina. (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: