News Ticker

#DennySiregar Terkapar Diserang Kelompok LGBT

30 Januari 2016,

JAKARTA, SUARA RAKYAT, ARRAHMAHNEWS.COM – Cuitan sang tokoh dunia maya di akun twitter pribadinya @DennySiregar7 Fesbuk kena blokir dua2nya selama seminggu.. Memang harus istirahat.. Kaum LGBT lebih sensitif daripada wahabi. Terkaparnya dua akun facebook pribadinya gara-gara sang tokoh keluarkan kritikan kerasnya tentang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, TranGender), berikut tulisan Denny Siregar di web pribadinya yang ungkapkan kekesalannya:

Tantangan Untuk Para Kepala Tomat

Anggap saja hubungan orangtua dan anak. Ortu membebaskan kita pada waktu kanak2 untuk berbuat apa saja di dalam rumah, tetapi ada beberapa batasan yang membuat mereka berkata, “Jangan lakukan yang itu..”.

Kita tidak boleh memegang pisau, karena bisa melukai diri kita sendiri (bukan melukai mereka). Perhatikan, mereka melindungi kita karena sayang.

Tetapi ada saja yang menganggap bahwa larangan orangtua itu membatasi geraknya. Ia berkata kepada kita, “Ah, orangtua itu tahu apa sih ? Kita gak akan terluka kalo pisaunya gak kita tusukkan ke badan kita. Toh cuman buat mainan..” Dan segudang alasan lain untuk membenarkan ucapannya.

Dan kita -pun tergoda karena pesan itu disampaikan berulang2. Akal kita yang belum genap karena masih kanak2 ber-asumsi, “Iya ya.. Kan aku cuma mau mainan pisau. Pasti ga terluka kok..”

Lihat, perlahan2 kita sudah menggeser kepatuhan kita menjadi pembangkangan dengan sejumlah argumentasi asumsi bahwa “pisau itu tidak berbahaya”. Kita malah mempercayai suara2 orang dibanding pesan orangtua kita, seakan2 mereka jauh lebih tahu dan mereka melindungi kita kalau ada apa2.

Akhirnya, dengan anggapan bahwa “pisau itu tidak berbahaya” dan anggapan “aku kan sudah besar”, maka kita mengambil pisau tajam itu.

Baru mengambil pisau, kita terpleset jatuh, pisau melayang ke udara dan jatuh menancap tepat di perut kita yang rentan. Baru kita sadar bahwa larangan orang tua kita benar adanya. Tapi terlambat sudah, kita menyesal belakangan atas kerusakan yang kita sebabkan.

Begitulah agama menjadi petunjuk, menjadi batasan2 kita dalam hidup, supaya kita selamat. Akal kita yang jernih seharusnya bisa mencerna bahwa larangan itu benar adanya karena akan berdampak buruk jika dilanggar.

Dan ketika kita melihat orang lain melanggar, kita memberitahukannya bahwa itu salah dan berikan pemahaman akan dampak2nya. Bukan malah mendukungnya, menyemangatinya, membenarkan perbuatannya.

Tapi kalau dia mati karena ketidak-tahuannya, kemudian malah melengos meninggalkannya. Konsep “kembali pada kitab suci” di banyak orang dianggap menjadi konsep yang kuno, mitos, karangan manusia dan segudang pelecehan lain hanya untuk supaya kita menjauh darinya, mengabaikan larangan-larangan.

Padahal kitab suci adalah petunjuk akal supaya manusia tidak menjadi hewan. Maka jika kitab suci tidak dijadikan pegangan dalam hidup, niscaya kita akan menjadi manusia berkepala hewan yang hidup tanpa tatanan. (Baca juga: LGBT Ala Denny Siregar)

Sederhana sebenarnya, tapi ada saja yang me-ruwetkannya dan membenturkan larangan dengan -apa yang mereka katakan sains, sains versi manusia adalah mahluk yang penuh dengan kesalahan- dijadikan patokan, padahal antar sains itu saja saling berbantahan.

Akun saya di fesbuk dua-duanya di blok seminggu -diserbu dengan laporan-laporan hanya karena saya menyampaikan pesan ini, pesan kembali ke agama, karena dianggap melanggar HAM, karena menyudutkan kelompok tertentu- yang menurut kepercayaan mereka adalah kelompok yang menyerukan kebebasan berfikir dan berpendapat. (Baca juga: Homoseksual Hancurkan Martabat Manusia)

Bagaimana bisa mereka yang menyerukan kebebasan berfikir malah melaporkan kebebasan berfikir ketika fikiran seseorang itu bertentangan dengan mereka.

Perjuangan tidak mudah memang. Hanya yang perlu digaris-bawahi, perjuangan itu yang dihitung bukan hasil tetapi proses.

Jadi, tolong dicatat wahai para kepala tomat… Saya sangat menikmati semua prosesnya. Semakin kalian menekan, saya semakin tertantang. (Baca juga: UU Anti-gay dan Larangan Propaganda Hubungan Sejenis di Rusia Disahkan Presiden Putin)

Secangkir kopi untuk kalian yang berhasil menidurkan pikiran saya di fesbuk. Tenang saja, ini malah menguatkan saya untuk melebarkannya di twitter (@DennySiregar7, #DennySiregar, #DIBLOKFBKRNLGBT) dan media sosial lainnya… (ARN)

About ArrahmahNews (12484 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Comments on #DennySiregar Terkapar Diserang Kelompok LGBT

  1. Mereka juga termasuk dalam golongan Radikal Lambai-lambai.

  2. kami siaap mendukung apapun yg akan menghancurkan LGBT..kami tidak ingin generasi hancur krna tindakan dn kelakuan yg lebih buruk dari prilaku binatang…

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: