News Ticker

Lebih dari 2.000 Wanita Hamil di Kolombia Terinfeksi Virus Zika

31 Januari 2016

KOLOMBIA, ARRAHMAHNEWS.COM – Lebih dari 2.000 wanita hamil di Kolombia telah terinfeksi virus Zika, di tengah kekhawatiran atas penyebaran cepat virus yang diduga menyebabkan kerusakan otak ireversibel pada bayi yang baru lahir.

Nyamuk-Zika

Kolombia saat ini memiliki 20.297 kasus infeksi Zika, 2.116 di antaranya terjangkit pada di ibu hamil, AFP melaporkan Sabtu (30/01), mengutip buletin epidemiologi Institut Kesehatan Nasional Kolombia.

Lembaga ini menambahkan bahwa 1.050 kasus infeksi Zika Kolombia dikonfirmasi melalui tes laboratorium dan 17.115 oleh uji klinis, serta 2.132 lebih diklasifikasikan sebagai kasus “suspected”. (Baca juga: Virus Zika Mulai Mewabah di Eropa, Putin Instruksikan Menkesnya Waspada

)

Kasus Zika telah dikonfirmasi di 23 negara di Amerika Latin. Angka-angka terbaru membuat Kolombia menjadi negara kedua di Amerika Selatan yang paling terpengaruh oleh virus nyamuk Zika, setelah Brazil, yang tetap menjadi pusat wabah dengan hampir 3.700 kasus microcephaly yang diduga terkait dengan Zika. Menurut pihak berwenang WHO , antara 500.000 dan 1,5 juta orang terinfeksi Zika di Brasil.

Sementara Kolombia menjadi negara pertama untuk kasus virus Zika yang terjangkit pada wanita dengan total 63,6 persen dari kasus.

Meskipun gejala virus yang relatif ringan, diyakini terkait dengan lonjakan kasus mikrosefali, di mana bayi yang lahir bisa dengan kepala abnormal kecil dan otak. Ini adalah penyakit yang tidak dapat diobati dan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak anak dan perkembangan kognitif.

Otoritas kesehatan di Bogota menyatakan lebih dari 600.000 orang terinfeksi virus di Kolombia tahun ini, dan memproyeksikan hampir 500 kasus mikrosefali.

Sementara hampir 193 kota di seluruh Kolombia telah terkena wabah virus Zika. Otoritas setempat mendesak pasangan suami-istri untuk menunda kehamilan selama enam sampai delapan bulan kedepan.

Pihak berwenang di Ekuador, El Salvador, Jamaika, dan Puerto Rico juga telah memperingatkan wanita hamil untuk menunda kehamilan.

Organisasi Kesehatan Dunia mengeluarkan peringatan awal pekan ini tentang “menyebar eksplosif” di Amerika Selatan, dengan angka 3.000.000-4.000.000 kasus pada tahun ini. (ARN/AU)

About ArrahmahNews (12485 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: