News Ticker

Arab Saudi Ubah Pembicaraan Damai Suriah Jadi Lelucon

1 Februari 2016,

JENEWA, ARRAHMAHNEWS.COM – Kelompok oposisi yang didirikan oleh Arab Saudi bulan lalu merubah negosiasi Jenewa menjadi sebuah lelucon, dan menekan PBB untuk menolak berbicara dengan pemerintah Suriah, tulis surat kabar Jerman Deutsche Wirtschafts Nachrichten (DWN). (Baca juga: Kecam Konferensi Teroris Riyadh, Oposisi Nasional Suriah Gelar Konferensi di Damaskus )

Menurut surat kabar tersebut, kelompok ini dibentuk pada bulan Desember tahun lalu, yang terdiri dari 17 kelompok teroris yang beroperasi di Suriah,  yang ingin menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad. (Baca juga: Blok Oposisi Suriah Ancam Tinggalkan Negoisasi Jenewa )

Platform oposisi inidikenal dengan sebutan Komite Tinggi Negosiasi (HNC) dan media menyebutnya “aliansi oposisi yang paling penting”.

Namun, menurut surat kabar Jerman DWN, kelompok oposisi ini tampaknya berkontribusi terhadap destabilisasi situasi, bukan untuk resolusi.

“tugas utama kelompok ini adalah untuk mengganggu jalannya konferensi perdamaian yang dimediasi oleh PBB,” tulis surat kabar itu.

Pembicaraan Suriah dimulai pada hari Jumat, yang dimulai dengan pertemuan antara utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura dan delegasi dari pemerintah Suriah.

Delegasi HNC akhirnya menghadiri perundingan, namun bukan berarti tanpa syarat. Mereka meminta kepada PBB untuk mengakhiri “kejahatan” pemerintah Suriah sebagai syarat partisipasi mereka dalam perundingan. (Baca juga; Utusan Khusus PBB: Saudi Sengaja Persulit Perundingan Damai Suriah )

Tak lama setelah kedatangan mereka di Jenewa pada hari Sabtu, delegasi kembali mengancam bahwa ia tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi sampai pra-syarat mereka terpenuhi.

“Bahkan, utusan dari Saudi berusaha untuk menciptakan kerusuhan di meja perundingan setelah melihat suksesan militer Rusia [di Suriah],” tulis DWN.

Pada bulan September 2015, Rusia melancarkan operasi udara terhadap posisi para teroris di Suriah atas permintaan Presiden Bashar Assad. (ARN/AU/SOTT)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: