News Ticker

Lavrov : Kritik Barat Atas Operasi Udara Rusia di Suriah Tidak Beralasan

03 Februari 2016,

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa pernyataan PM Inggris atas operasi udara Rusia di Suriah adalah “klaim yang tidak berdasar”, dan klaim itu sejatinya merusak upaya perdamaian internasional di Suriah.

“Mengenai pernyataan dari London dan Barat yang mengklaim bahwa operasi Angkatan Udara kami di Suriah tidak berkontribusi terhadap resolusi konflik, adalah sebuah pernyataan yang terkesan mengada-ada”, kata Lavrov setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri UEA, Abdullah bin Zayed Al Nahyan, Selasa (2/02). (Baca juga: Ketua Dewan Mufti Rusia; Hasil Perang di Suriah Akan Tentukan Tatanan Dunia Baru)

Pernyataan itu lebih “mencerminkan kecemasan dari mitra Barat kami bahwa Angkatan Udara kami beroperasi secara efektif di wilayah udara Suriah,” tambahnya.

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Inggris, Philip Hammond juga menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin merusak upaya internasional untuk mengakhiri perang sipil di Suriah dengan membom pemberontak Suriah.

“Rusia mengatakan mereka ingin menghancurkan ISIS, tetapi mereka tidak melakukan pemboman terhadap posisi ISIS, sebaliknya mereka membom oposisi moderat … dan mendukung Assad”, kata Hammond kepada Reuters di Yordania, di sela-sela pertemuan dengan rekannya Nasser Judeh. (Baca juga: Kesaksian Putra Ulama Al-Buthi, Tidak Ada Perang Sektarian (Sunnah-Syiah) di Suriah)

“Ini adalah sumber kesedihan konstan bagi saya bahwa segala sesuatu yang kita lakukan sedang dirusak oleh Rusia,” kata Hammond, dan mengklaim bahwa serangan Rusia yang menarget posisi ISIS tidak sampai 30%”.

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan itu bahwa tuduhan itu “tidak logis dan tidak benar”, dan upaya propaganda untuk menutupi keberhasilan Rusia di Suriah, dan menambahkan bahwa mereka telah mengesampingkan fakta-fakta yang ada, dan perubahan signifikan yang terjadi di Suriah dengan semakin banyaknya kota-kota dan desa-desa yang dibebaskan dari cengkeraman ISIS dan teroris lainnya. (Baca juga: 10 ‘Tamparan’ Putin Kepada Turki)

Apa yang dilakukan Rusia adalah “upaya besar dan konsisten untuk membantu Suriah dalam memerangi teroris dan mencegah bahaya besar dari penyebaran teroris ke seluruh dunia,” kata Peskov.

Hammond tidak hanya menuduh Moskow dalam “intervensi” di Suriah, tetapi juga menuduh bahwa kampanye udara Rusia di Suriah telah mencegah para pengungsi kembali ke rumah mereka. (Baca juga: 10 Fakta Suriah Yang Tak Terbantahkan)

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Marina Zakharova juga mengomentari pernyataan Hammond, dan menggambarkannya sebagai propaganda yang sangat “berbahaya dan tak logis”. (ARN/AU/SOTT)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: