News Ticker

AS Frustasi Atas Pembebasan Kota Nubl dan Al-Zahra

04 Februari 2016,

DAMASKUS, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Luar Negeri Amerika menunjukkan ketidaksenangannya atas patahnya blokade teroris dukungannya di kota Nubl dan Al-Zahra.

Kamis (4/02), setelah berita kemenangan pasukan Suriah dan gerakan perlawanan Hizbullah dalam membasmi sel-sel teroris yang mengepung dua kota kunci Nubl dan Al-Zahra, Menteri Luar Negeri Amerika angkat bicara dengan menuduh Suriah dan Rusia berusaha menyelesaikan konflik di negara itu dengan operasi militer, dan berusaha menggagalkan dialog yang sedang berlangsung di Jenewa.

John Kerry mengatakan, “lanjutan operasi militer yang dilakukan oleh Suriah dengan dukungan serangan udara Rusia, jelas menunjukkan bahwa Moskow dan Damaskus sedang mengejar penyelesaian konflik dengan cara militer, dan bukan dengan solusi politik”.

Nubl dan Al-Zahra adalah dua distrik yang sejak 3 tahun lalu berada dalam kepungan para teroris. Namun, para teroris harus menghadapi kegigihan dua penduduk kota tersebut, yang mempertahankan dan melakukan perlawanan heroik hingga dua kota kunci itu tidak dapat ditaklukan.

Para teroris begitu bersemangat menaklukan dua kota tersebut, karena dua kota tersebut adalah jalur yang menghubungkan ke Turki dan jalur pasokan senjata dan logistik ke Aleppo dan kota-kota lain yang dikuasai ISIS. Maka dengan jatuhnya dua kota tersebut, terputuslah pasokan senjata dan logistik ke barak-barak teroris yang ada di Suriah.

Pada tahun 2011,  penduduk kota Nubl berjumlah 40 ribu orang dan 30 ribu orang penduduk kota Al-Zahra, yang kebanyakan dari mereka adalah para pemuda. Sumber setempat menyebutkan 160 penduduk kota Nubl dan 140 penduduk kota Al-Zahra gugur syahid selama pengepungan dua kota tersebut. Sementara, jumlah luka-luka mencapai 220 dari penduduk kota Nubl dan 120 dari penduduk Al-Zahra, 45 orang juga dilaporkan telah diculik oleh para teroris dan 5 orang lainnya tidak diketahui nasibnya. Selain itu, 75 keluarga dari kota Nubl dan 40 keluarga dari Al-Zahra telah meninggalkan rumah-rumah mereka.

Pengepungan selama 40 bulan telah menyebabkan penduduk kota itu berada dalam kesulitan pangan dan obat-obatan. Penduduk dua distrik Nubl dan Al-Zahra dengan dimulainya pengepungan oleh para teroris, mereka membentuk komite populer dan militer untuk mempertahankan dan melakukan perlawanan terhadap para teroris yang ingin merebut kota mereka.

Meskipun penduduk Nubl dan Al-Zahra berada dalam tekanan, mereka tetap yakin dapat memenangkan perlawanan ini, hingga akhirnya dengan bantuan Allah pada Rabu (3/02) tentara Suriah berhasil mendobrak blokade teroris dan masuk ke dua kota tersebut.

Pada Kamis (4/02), Komandan Angkatan Darat Suriah menyatakan bahwa kota Nubl dan Al-Zahra telah dibebaskan sepenuhnya dari kepungan teroris. (ARN/AU/ALM)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on AS Frustasi Atas Pembebasan Kota Nubl dan Al-Zahra

  1. kamaluddin // Feb 5, 2016 at 12:55 am // Balas

    trbpajiscaker@gmail.com
    Tuhan bersama orang2 yg sabar…tawakal…

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: