News Ticker

Assange Divonis Bebas Tim Panel PBB

05 Februari 2016,

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – WikiLeaks mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang “menunggu konfirmasi resmi” setelah Kementerian Luar Negeri Swedia dan BBC melaporkan bahwa sebuah panel PBB telah menyatakan bahwa penahanan sewenang-wenang terhadap Julian Assange Di Kedutaan Besar Ekuador di London adalah ilegal. (Baca juga: GEMPAR, Wikileaks Acak-acak dan Edarkan Dokumen Rahasia CIA)

Capture
Tim Panel PBB itu telah “membuat penilaian bahwa Assange telah diperlakukan dengan sewenang-wenang dan bertentangan dengan komitmen internasional,” demikian diungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Swedia dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip Russia Tv pada hari Kamis (04/02) kemarin. (Baca juga: WikiLeaks Ungkap Diplomasi “Balas Budi” Saudi

)

Sebelumnya, melalui akun twitternya, Assange menyatakan akan meninggalkan tempat persembunyiannya di Kedutaan Ekuador yang ada di London pada hari Jumat. Ia pun bersedia ditangkap jika tim panel PBB menyatakan ia bersalah atas kasus yang membelitnya.

Assange telah berada di Kedutaan Ekuador di London sejak 2012 karena takut diekstradisi. Pertama, ia akan diekstradisi ke Swedia atas tuduhan kekerasan seksual. Kedua, ia akan diekstradisi ke Amerika Serikat (AS) di mana ia bisa menghadapi tuduhan spionase untuk penerbitan dokumen rahasia melalui website-nya. (Baca juga: Julian Assange; Eropa Harus Lawan Spionase AS)

Pada tanggal 12 September, 2014, Assange mengajukan keluhan terhadap London dan Stockholm ke Kelompok Kerja PBB tentang Penahanan Sewenang-wenang. (ARN)

About ArrahmahNews (12494 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: