News Ticker

Gempa 6,4 SR Landa Taiwan Tewaskan 3 WNI dan Lukai Puluhan Orang

06 Februari 2016,

TAIPEI-TAIWAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah gempa berkekuatan 6,4 skala richter mengguncang bagian selatan Taiwan pada Sabtu pagi, 6 Februari 2016. Akibatnya empat gedung di area tersebut ambruk.

Gempa Taiwan 1

Salah satunya adalah gedung apartemen yang terdiri dari 16 lantai yang di dalamnya terdapat 200 unit tempat tinggal. Padahal, keluarga yang tinggal di apartemen itu tengah menyiapkan perayaan Tahun Baru Imlek.

Menurut informasi dari Badan Nasional Pemadam Kebakaran, saat ini total korban tewas telah bertambah menjadi tujuh orang. Salah satu korban tewas merupakan bayi perempuan berusia 10 hari. Dia termasuk dari lima korban tewas yang ditemukan saat salah satu bangunan apartemen rubuh.

Sedangkan, dua korban tewas lainnya ditemukan tim pemadam kebakaran di area lainnya. Sementara, 30 orang dikhawatirkan masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Sebanyak 400 personil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban yang diprediksi masih terjebak di bawah puing bangunan.

Salah seorang saksi yang tinggal di gedung apartemen Wei-kuan mengingat kembali bagaimana teror gempa bumi itu terjadi pada dini hari tadi. Dia mengatakan tim penyelamat mengevakuasi korban dalam keadaan penuh darah dan menangis. Sebagian dari mereka bahkan hanya mengenakan pakaian dalam.

“Lantai satu dan dua langsung rubuh dan saya mencium bau gas dan air yang bocor,” ujar saksi tersebut kepada media. Sementara, seorang pria membuat tali dari baju dan turun dari lantai sembilan dari unit apartemennya ke lantai enam. Sementara, lebih dari 200 orang di Tainan telah diselamatkan. Sebanyak 100 orang di antaranya telah dibawa ke rumah sakit.

Salah seorang wanita bercerita bagaimana cara dia bisa mengeluarkan dirinya dari reruntuhan gedung apartemen.

“Saya menggunakan sebuah palu untuk mendobrak pintu rumah yang rusak dan terkunci. Akhirnya, saya berhasil memanjat keluar,” kata wanita itu kepada stasiun televisi lokal, SET TV sambil menangis.

Berdasarkan informasi daru US Geological Survey, gempa mengguncang di kedalaman 10 kilometer. Gempa ini diketahui tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg kembali mengaktifkan fitur safety check untuk membantu memastikan warga Taiwan yang berada di lokasi gempa dalam keadaan selamat. Zuckerberg juga mengucapkan duka atas bencana gempa bumi itu.

Sedikitnya tiga warga negara Indonesia (WNI) jadi korban tewas, sedangkan 55 orang lainnya luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan 6,7 skala Richter yang melanda Taiwan bagian selatan, Sabtu (6/2/2016) dinihari waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari Kemlu, di kota Tainan terdapat sekitar 17 ribu WNI. Sebanyak 16.800 di antaranya adalah TKI sedangkan sisanya pelajar dan WNI lainnya. (ARN/BerbagaiMedia)

About ArrahmahNews (12471 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: