Rusia; Intervensi Militer Saudi di Suriah Deklarasi Perang

6 Februari 2016

MOSKOW, ARRAHMAHNEWS.COM – Rusia telah memperingatkan Arab Saudi bahwa setiap operasi darat di Suriah tanpa persetujuan pemerintah Damaskus, sama saja dengan mendeklarasi perang.

“Suriah harus memberikan persetujuan resmi, mengundang, jika tidak maka akan terjadi perang. Hal yang sama berlaku dalam hukum internasional,” Pavel Krasheninnikov, Kepala Komite Duma Negara, mengatakan kepada Interfax, Jumat (5/02). [Baca juga; Saudi Siap Invansi Suriah, Genderang Perang Dunia Ketiga Ditabuh]

Krasheninnikov mengatakan sekarang Riyadh menjanjikan operasi darat di Suriah, “bermaksud mengirim pasukan ke wilayah suatu negara yang berdaulat, pada dasarnya sama saja mendeklarasikan perang.”

Arab Saudi pada hari Kamis menyuarakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam operasi darat di Suriah, jika koalisi pimpinan AS memutuskan untuk memulai operasi tersebut.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby juga menyambut baik keputusan Saudi. [Baca juga; AS Gunakan Tentara Saudi Untuk Perang Proxy Di Suriah]

Arab Saudi adalah anggota koalisi yang dipimpin AS yang telah melakukan serangan udara terhadap apa yang diklaim sebagai teroris ISIS di dalam wilayah Suriah tanpa izin dari pemerintah Suriah atau mandat PBB sejak September 2014.

Serangan yang dipimpin AS pada banyak kesempatan menarget infrastruktur, warga sipil, tentara Suriah dan gurun kosong serta banyak meninggalkan korban jiwa dari warga sipil. [Baca juga; Operasi Rahasia AS, Inggris, Perancis di Suriah]

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan dalam sebuah wawancara pada Maret 2015, bahwa kampanye militer pimpinan AS tidak bertujuan untuk “menyingkirkan” ISIS dan teroris lainnya, mereka justru ingin memperkuat posisi teroris di Suriah. [Baca juga; Bashar Assad Sentil Negara-Negara Barat Yang Mendukung Teroris di Suriah]

Washington dan sekutu regionalnya, termasuk Turki dan Arab Saudi, telah mendukung militan melawan pemerintah Suriah. Sejak konflik Suriah dimulai pada tahun 2011, mereka telah menyediakan bantuan militer dan keuangan kepada militan yang dituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan mengerikan terhadap warga sipil. [ARN/AU/sott]

About ArrahmahNews (12465 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: